Berbisik Ke Bumi

Berbisik Ke Bumi

  • WpView
    Reads 3,293
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Sun, Aug 31, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Slice of Life
First Love
Second Chance
Cerita ini, bercerita tentang perjalanan hidup seorang anak laki-laki yang tumbuh dan besar lewat caranya sendiri dan selalu dipengaruhi oleh asumsi-asumsi dari orang lain. Hari-harinya selalu sendiri hanya, ada ia dan semesta yang menemaninya. Tapi ia selalu bisa mengisi hari-harinya dengan baik. Itulah sebabnya, yang mungkin membuat ia berbeda dari anak pada umumnya. Sampai pada suatu waktu ia kehilangan arah, ia merasa bahwa apa yang sudah dilakukannya semuanya sia-sia. Akankah ia bisa kembali mencari bayangannya dan jati dirinya, atau malah hal yang lain akan terjadi? Aku tidak butuh kau, senyum manis kau, dan mata indah itu. Yang ku butuhkan hanya hujan, malam, dan bintang. "Masih jalan terus. Siap-siap baper di bab berikutnya!"❤️ NB : JANGAN LUPA DI VOTE, COMMENT & FOLLOW !!!
All Rights Reserved
#10
kekecewaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • Meneroka Jiwa 2
  • Dalam Kepalanya yang Tak Pernah Hening
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Isi Kepala
  • KETIKA LABEL TIDAK LAGI MENENTUKAN SIAPA KITA
  • Hujan Yang Tak Pernah Reda (HIATUS)
  • Kapan ini berakhir???
  • I LOVE YOU✔

💢Stop plagiat "Aku hanyalah rumah yang tak pernah dipilih untuk pulang." "Hidup tanpa bisa mengingat apapun, apa masih bisa disebut hidup?" Karel tumbuh sebagai anak yatim piatu, hidup di antara orang-orang yang ia temui setiap hari namun tak pernah benar-benar terasa dekat. Yang ia bawa hanya satu harapan sederhana, memiliki rumah selayaknya. Harapan itu seolah terjawab ketika ia diangkat menjadi bagian dari keluarga Winata. Namun alih-alih disambut sebagai keluarga, Karel justru harus lebih dulu menghadapi penolakan dari saudara-saudaranya sendiri. Setiap langkahnya menjadi pembuktian, setiap keberadaannya selalu dipertanyakan. Dan ketika ia hampir percaya bahwa usaha dan kesabarannya akan berbuah, takdi kembali mengambil alih. Ia dipaksa menerima kenyataan yang jauh lebih menyakitkan, bahwa ada hal-hal dalam hidup yang tak bisa ia diperjuangkan, selain hanya bisa pasrah. SEBELUM LANJUT JANGAN LUPA FOLLOW DULU..

More details
WpActionLinkContent Guidelines