[ON GOING!] Berbisik Ke Bumi

[ON GOING!] Berbisik Ke Bumi

  • WpView
    Reads 3,027
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 31, 2025
Cerita ini, bercerita tentang perjalanan hidup seorang anak laki-laki yang tumbuh dan besar lewat caranya sendiri dan selalu dipengaruhi oleh asumsi-asumsi dari orang lain. Hari-harinya selalu sendiri hanya, ada ia dan semesta yang menemaninya. Tapi ia selalu bisa mengisi hari-harinya dengan baik. Itulah sebabnya, yang mungkin membuat ia berbeda dari anak pada umumnya. Sampai pada suatu waktu ia kehilangan arah, ia merasa bahwa apa yang sudah dilakukannya semuanya sia-sia. Akankah ia bisa kembali mencari bayangannya dan jati dirinya, atau malah hal yang lain akan terjadi? Aku tidak butuh kau, senyum manis kau, dan mata indah itu. Yang ku butuhkan hanya hujan, malam, dan bintang. "Masih jalan terus. Siap-siap baper di bab berikutnya!"❤️ NB : JANGAN LUPA DI VOTE, COMMENT & FOLLOW !!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Membiru || Han jisung
  • Meneroka Jiwa 2
  • KETIKA LABEL TIDAK LAGI MENENTUKAN SIAPA KITA
  • Kapan ini berakhir???
  • Anak yang tak pernah diinginkan [Xodiac]
  • I LOVE YOU✔
  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • Dalam Kepalanya yang Tak Pernah Hening

Sejatinya, manusia selalu ingin menyimpan lebih banyak hal-hal di dunia ini untuk dirinya sendiri. Ketika manusia mulai serakah, akan selalu ada balasan yang setimpal untuk perbuatan tersebut. Sama halnya dengan Han Jisung, di usia yang terlampau muda untuk memahami apa itu rasa cukup, ia mulai tergoda untuk memiliki lebih dari apa yang ditentukan untuknya. Hak dan keserakahan, terlihat begitu samar. Tetapi sedari awal, ia melangkah terlalu jauh. Konsekuensi itu bahkan sudah ada dibawah lidahnya. Kurang ajar jika Han harus melibatkan orang lain dalam masalahnya. Tidak etis. Dan tidak layak untuk diperjuangkan. Jika sudah waktunya, jika sudah sampai pada batasnya, ia akan kembali. Tanpa menoleh kebelakang, tanpa melibatkan mereka lebih jauh, menghilang bak tidak pernah ada satu jengkalpun memori yang tersisa. Han, hanya berharap dirinya sempat untuk sekedar berpamitan dengan baik pada mereka. Cerita fiksi!! Meminjam latar belakang dan potongan cerita kehidupan dari Straykids ;) Cerita murni karya penulis sendiri, tolong hargai ide dan rangkaian cerita penulis. Mohon maaf bila ada kesamaan tokoh/karakter/alur/kondisi. Han Jisung focus Brothership (not bxb/bxg) Family Friendship Little bit angst ;) Happy reading ~~

More details
WpActionLinkContent Guidelines