Canela
  • WpView
    Reads 1,374
  • WpVote
    Votes 410
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 3, 2023
"Apa yang lo anggap bener belum tentu bener bagi orang lain ca" Tuturnya. "Gue tau, dan di sini bukan cuman lo yang sakit ro, gue juga"Tuturnya. "Kalo kayak gitu kenapa lo mutusin buat akhiri hubungan kita?"Tanyanya. "Kalo gak kayak gitu gue harus gimana ro?"Tanyanya dengan suara bergetar. "Pada akhirarnya lo bakal tetap jadi milik orang lain" Kali ini Nela sudah tak kuasa menahan air matanya. "Manjauhimu ternyata tidak pernah membuat hati ini bener- benar amnesia" _Canela. "Jika boleh memilih, aku tidak ingin kehilangan kamu" _Defaro. -Revisi setelah AND- Start : 27 Mei 2021 Finish :
All Rights Reserved
#16
gino
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friend's Zone's
  • AKSAFA (End)
  • About feelings   (selesai)
  • FRIENDzone (Completed)
  • Sepasang Sepatu #End
  • KANARA [COMPLETED]
  • A Twist Of Fate
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • Sea For Blue Whales [TERBIT]
  • Sera's Transmigration: Perfect Mother

Cinta mempermainkan persahabatan kita! Aku, Kamu, Dia, dan Kita! Aku sangat ingin berteriak kepada dunia bahwa aku ingin egois sedikit saja. Tapi ternyata diriku terlalu lemah ketika aku di perhadapkan untuk memilih antara Cinta dan Persahabatan. Sehingga pada akhirnya aku mengalah, kelemahanku membuatku memutuskan untuk pergi sejauh yang diriku bisa. Membawa pergi ragaku untuk bersembunyi dan lari dari segala kesakitan tak berujung ini. Meningalkan semua kenyataan pahit yang tak pernah ingin kukenang dan bahkan tak akan pernah di terima oleh relung hatiku. Tapi ternyata takdir tak semudah yang diriku bayangkan, rasa ini mempermainkanku sekali lagi dalam kondisi yang berbeda, dan semakin membuatku lebih terpuruk. Hingga rasanya sesak dan sempit menghimpit setiap organ tubuhku. Dimana Aku harus bertahan antara Cinta, Persahabatan, dan kehadirannya. Tapi kali ini bolehkah diriku egois? Untuk mendapatkan setitik kebahagiaan? Dan untuk kesekian kalinya aku harus menelan kepedihan teramat dalam, yang membuatku hancur perlahan-lahan. Apakah kali ini aku harus pergi lagi? Apakah ini yang diinginkan takdir dan cinta bodoh ini kepadaku? Pergi untuk mencari kebahagiaan yang sebenarnya? Apakah aku akan kalah lagi kali ini? ~ FRIEND'S ZONE'S ~ "Aku bahagia ketika melihat kedua sahabatku bahagia..." "....itu definisi sahabat bukan?" 🚫 DO NOT MENJIPLAK MY STORY! PLAGIAT MOHON BERTOBAT🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines