[END] Hari Bersamanya [ft. Jay & Sunghoon]

[END] Hari Bersamanya [ft. Jay & Sunghoon]

  • WpView
    LECTURAS 24,664
  • WpVote
    Votos 3,979
  • WpPart
    Partes 61
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, nov 9, 2025
WpInfo
Fanfic
Enhypen
[Follow sebelum baca, cukup sekian dan terima duit] A Day With Her, 02 line ENHYPEN version. ... Di hari ulang tahunnya, Jay mendapatkan hadiah buku diary miliknya dari masa depan. Isi buku diary itu benar-benar gila! Isinya hanya berisi curahan menyedihkan dari lelaki yang begitu putus asa dengan hidupnya. Jay sangat tidak terima! Apalagi Isana cewek yang paling dibencinya itu kelak akan menjadi istrinya. Namun bagaimana jika buku diary itu justru menjadi kesempatan kedua bagi Jay agar tidak menyesal seperti dirinya di masa depan? ...
Todos los derechos reservados
#43
jongchaengie
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Fake Dating Real Feeling
  • To The One I Loved [JAY JAKE SUNGHOON]
  • Sweet Curse; Jakejay ft. Sungchol✓
  • LET ME LOVE YOU | SUNGHOON [END] ✓
  • Memories of lost || 02z✓
  • Tujuh⁷ Bintang (Revisi)
  • Exhausted Soul | EN- [REVISI]
  • JUST A HOUSE! (END)
  • Toxic Relationship; Wonjay✓
  • Ⓚⓐⓝⓖ Ⓢⓤⓟⓘⓡ Ⓙⓚ (END) KOOKV

Malam itu Shaka baru kembali dari rumah sakit, hari itu jadwalnya padat. Ia begitu lelah, butuh istirahat secepatnya. Saat melewati jembatan yang berada tak jauh dari rumah sakit Shaka tak sengaja melihat seorang perempuan berdiri di teralis besi pembatas jembatan, meneriakkan sesuatu dan kondisi dirinya kacau. Shaka buru-buru menepi, ia pikir perempuan itu ingin bunuh diri, Shaka harus mencegahnya! "Mbak jangan lompat! Hidup memang sulit tapi mati bukan pilihan terbaik!" perempuan itu menoleh, wajahnya sembab, riasannya hancur. Ia menatap Shaka dari ujung kepala hingga ujung kaki kemudian ia turun dari tempatnya berdiri tadi, berjalan gontai menghampirinya. Shaka menghela napas, nampaknya ia menurut. "Mas ganteng banget, mau nggak jadi pacar saya?" Shaka terbengong, apa ini? ____________________________________________ Disclaimer Semua yang ada di cerita ini adalah fiksi, aku tidak mencontek dari manapun. Kalau ada kemiripan dari cerita lain itu cuma kebetulan aja, aku dapat ide dan terinspirasi dari banyak hal. Mungkin akan banyak kata-kata kasar, mohon maaf ya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido