Tanpa Judul

Tanpa Judul

  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 25, 2021
WpInfo
Poetry
Seseorang pernah menuliskan, tidak ada yang lebih sendu dari rindu yang tak dapat bertemu. Kataku, itu bohong. Nyatanya, dapat atau tidaknya terjalin pertemuan adalah kuasa dari masing-masing pribadi. Jikalau ia bertanggung jawab atas rindunya pertemuan akan selalu ada. Tidak ada seorangpun yang dapat menghalau pertemuan itu meskipun rindu hanya bertemu di sepertiga hari maupun malam lewat sebait kata yang berhasil disuarakan atau lewat sebatas rindu yang berhasil dilangitkan langsung kepadaNya, dengan bersimpuh dan memohon agar segera menjadi pertemuan yang nyata. Kata paling pahit dari sebuah rindu adalah ketika seseorang mengadu kepada TuhanNya sambil berkata "Tuhan, atur saja bagaimana baiknya".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • Pura Pura Lupa
  • PERTEMUAN CINTA DI APLIKASI
  • Rindu Yang Tak Pernah Diam
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Stranger | Orine
  • Deandella

Senja selalu menjadi saksi bisu setiap pertemuan kami. Di bawah langit jingga yang mulai memudar, aku selalu menemukan kedamaian saat bersamamu. Setiap sore, ketika matahari perlahan tenggelam, hatiku seakan menemukan pelabuhan setelah sekian lama berlayar. Aku ingat pertama kali kita bertemu. Saat itu, kau sedang duduk di tepi pantai, menatap jauh ke arah horizon. Ada kesedihan yang terpancar dari matamu, namun saat aku menghampiri dan mengajakmu bicara, senyummu merekah seindah mentari pagi. Sejak saat itu, aku tahu bahwa aku ingin selalu melihat senyummu. Setiap hari, kita menghabiskan waktu bersama. Kita berjalan-jalan di sepanjang pantai, berbagi cerita, dan tertawa bersama. Kau mengajarkanku banyak hal tentang kehidupan, tentang cinta, dan tentang arti kebahagiaan. Aku merasa begitu beruntung memilikimu. Namun, tak semua kisah cinta berakhir bahagia. Ada saatnya kita harus berpisah. Jarak dan kesibukan masing-masing membuat kita sulit bertemu. Meski begitu, rinduku tak pernah hilang. Senja selalu membawamu kembali dalam ingatanku. Aku sering bertanya-tanya, apakah kau juga merasakan hal yang sama? Apakah kau juga mengingat semua kenangan indah yang pernah kita buat bersama? Aku berharap suatu saat nanti, kita bisa bertemu kembali dan melanjutkan kisah cinta kita. WARNING: ADULT THEMES (18+). This content is intended for mature audiences and adheres to Wattpad's guidelines for mature ratings.

More details
WpActionLinkContent Guidelines