Hujan Berselimut Duka

Hujan Berselimut Duka

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 9, 2023
Saat semburat merah jingga nan elok, saat gumpalan kapas gelap bersanding bersama cakrawala. Tetes kehidupan jatuh serentak Membombardir ribuan kilometer lahan Impresi menguap diatas tanah Larut bersama kesejukan hujan Dibawah rintik rintik nikmat Tuhan Rangkaian kata kususun menjadi aksara Bercerita tentang musim hujan berselimut duka Dimana senja tak lagi jingga Dimana mentari enggan menampakkan muka Kala itu,langit menangis berlinang air mata Guntur beretorika tanpa bisa mengucapkan sepatah kata. Disini akan aku ceritakan kisahku yang tak jauh beda dengan hujan Datang dan pergi tanpa pamit Menghembuskan asa dan juga nestapa Hingga hanya dingin yang tersisa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • • EUTANASIA •
  • 𝙲e𝚛𝚙𝚎𝚗 {Ship Countyhumans}
  • Yogyakarta Mendarah
  • 1 2 4 5   D A Y S [END]
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Sepasang Luka Merajut Asa [END]

" Saat kau membuka mata ingatlah jejak-jejak ini " Sepetik kisah cinta mawar merah bersama ombaknya Di kota balikpapan,kota tua yang menjadi tempat bertemunya sepasang insan yang sama-sama memiliki trauma akan cinta yang tulus. Mereka membuat lembaran kisah cinta baru yang malah menjadi cinta dengan lumuran darah di dalamnya. Mengobarkan beberapa sukma yang harusnya bahagia menjalani kehidupan tua bersama sang kasih. " -Kemarin kau masih memeluk hangat cintaku Hari ini kau peluk cinta Kau hempaskan hati ini kembali Kau bantai hidupku kembali Dulu Saat kau layu Ku siram dengan sejuknya airmata Saat kau dingin Ku peluk dalam hangat cintaku Saat sepi sendiri Kutemani hari hari sepimu Kau bercerita tentang kepedihan hati Kau menjerit kecewa pada orang yg selalu menyakiti hatimu dan membuat bathinmu menderita sampai hari ini Tapi mengapa Kaupun tega menyakiti hatiku Walau kau tau aku tak pernah sedikitpun menyakiti hatimu Bahkan Aku selalu mengharapkanmu datang Kembali Walau akhirnya kau tak kembali untukku Kau kembali di saat layu Tetap ku peluk dirimu Dalam deritaku- " " Bukan kamu saja Tuhan membuat semua orang di dalam sini sakit "

More details
WpActionLinkContent Guidelines