Story cover for ALICE by audisyazhalfa_
ALICE
  • WpView
    Leituras 7
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Capítulos 5
  • WpView
    Leituras 7
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Capítulos 5
Em andamento, Primeira publicação em jan 23, 2021
Gadis yang dewasa sebelum umurnya. Iya! Dia Alice! sudah terbiasa dengan pertengkaran orangtuanya dan tentu caci makian yang keluar dari mulut ibunya. Hanya ayahnya yang mendukungnya. Alice dekat sekali dengan ayahnya oleh karena itu dia sangat menyayangi ayahnya! 







Apakah Alice akan bertahan? atau dia memilih pergi?


























Cerita ini cerita yang aku revisi kemaren tapi ngga ngubah banyak kok! Semoga kalian suka ya!💜
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar ALICE à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#694kecewa
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 8
AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT) cover
YOUNIVERSE (Tahap Revisi) cover
Story Stela cover
☆°Ailee & Lukanya°☆ cover
EPIPHANY cover
𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT] cover
ALNAYA [COMPLETED] cover
Arabelle (NovelMe) New Version 🔚 cover

AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)

6 capítulos Concluída

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikahi perempuan lain. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, padanya aku terus menaruh rasa curiga. Hal-hal kecil membuatku marah dan tak mampu membendung emosi. Kecemasan-kecemasan itu benar-benar membuatku menderita. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.