Aries Untuk Eris

Aries Untuk Eris

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 20, 2021
Punya pacar yang baik dan penyayang itu sangat menyenangkan, namun bagaimana jika punya kakak laki laki pemarah, sombong, ditambah playboy. Memyebalkan pasti. Setiap hari hanya begitu, dilarang keluar rumah kalau cuman buat main, kesekolah gausah make up atau pake yang aneh aneh, ditambah sering dijewer hingga kuping terasa sangat panas. "Qenzo itu manafik, dimuka mama sama papa aja dia baikin aku, coba kalau lagi keluar aku tersiksaaaaa batin bahkan fisik"jelas Eris dengan nada jengkel. Disinilah cerita itu dimulai, Qenzo itu menyebalkan, huuuuuuuuu. bahkan mama dan papanya selalu mendukung setiap tindakannya pada adiknya, katanya itu bagian dari perhatian tapi bagi Eris itu bagian dari penyiksaan. Karya sendiri dan gak ada unsur plagiat, saya tidak merasa mencuri karya siapapun, jadi jika ada yang sama itu hanya ketidak sengajaan oke! Start •U• :) 6 februari 2021
All Rights Reserved
#860
perhatian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LEARA
  • ABSTRAK GIRLS  (End)
  • My Cold Crush - Complete
  • "Antusias Bobrok"{on Going}
  • Kale & Kila
  • Zaki Somplak [ REVISI✓ ] [Hiatus]
  • SePaTu || Sebelas IPS Satu ( JenoKarina )
  • [✔️] OSIS Bobrok : Disappearing Togetherness
  • BADBOY IS MY HUSBAND
  • Qodarullah [Sudah Terbit]
LEARA

"Gue udah pernah bilang kan, jangan mainin bibir lo atau gue bener bener khilaf kali ini," bisik Lea tepat di telinga Rara. Dan boom wajah Rara seketika memanas merah padam, sialan Lea benar benar membuatnya gila. Setelah perasaan kecewa juga kesal yang di berikan sekarang perasaan senang yang ditorehkan. Setelahnya Lea manarik wajahnya dan "Jaketnya buat lo aja, siapa tau lo kangen sama gue lo bisa pake jaket gue." Melihat pipi merona gadis di depannya membuat Lea terkekeh. "Oh ya satu lagi, jangan pernah blushing di depan cowok lain. Karena gue ngga yakin iman mereka bisa sekuat gue buat ngga nyium pipi lo," Lea memang sialan setelah mengucapkan itu dia mengacak rambut Rara dan pergi ke lapangan indoor untuk melanjutkan bermain basket bersama temannya. "DASAR FAKBOI!" "HAHAHAHAHAHA OF COURSE I AM BABE!" Lea yang masih berjalan belum jauh dari Rara tergelak saat mendengar teriakan Rara untuknya. #1 Mine (2-04-20) DILARANG MEMPLAGIAT CERITA INI!! Semua orang punya karya jadi tolong hargai:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines