Nat & Sat

Nat & Sat

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 9, 2023
Natan ibarat pahlawan yang akan selalu ada untuk Satin. Dan Natan akan selalu terikat janji untuk menjaga Satin kapanpun dan di manapun. "Testpacknya nunjukin dua garis warna merah!". Satin berdecak frustasi. "Itu berarti?" "Gua hamil," lanjut Satin dengan raut wajah tak percaya. Setelah itu, tidak ada lagi gelar pahlawan untuk Natan yang selalu bisa melindungi Satin. Tidak ada lagi janji yang ditepati untuk selalu menjaga Satin. Amanat kedua orang tua nya dan juga amanat dari almarhum Om nya telah gagal Natan jalankan. cover credit : pinterest
All Rights Reserved
#6
satin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Date With Benefit
  • Menunggu Senja Kembali
  • " To Love ,To Lose "
  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]
  • BHS
  • LOVE BODYGUARD (END)
  • My Alpha is My Prince
  • AILAH(END)✅
  • My Mate | MLBB | Aamon Natan [END]

Menjatuhkan harga diri dengan menyatakan cintanya kepada seorang pria adalah harga mati yang harus dibayar oleh seorang Resyakilla Rumi Anindita. Walaupun begitu, Anindita sama sekali tak menyesalinya lantaran pria yang ia tembak adalah Nathaniel Elang Daneswara, crush-nya saat SMA. Pertemuan keduanya di sebuah acara reuni membuat Anindita yang sudah bertahun-tahun menyembunyikan profesinya sebagai penulis, tiba-tiba memiliki sebuah ide untuk membuat karangan fiksi untuk para penggemarnya. Namun dalam proses penulisannya, ia memiliki sebuah kesulitan lantaran perbedaan di antara dirinya dengan Nathan. Seolah takdir memihaknya, Nathan yang saat itu menjadi sasaran imaginasinya tiba-tiba mengiriminya pesan beberapa hari setelah mereka bertemu di acara reuni hingga membuat keduanya menjadi semakin dekat. Karena kedekatan keduanya itulah, Anindita memanfaatkan kesempatan untuk melancarkan proses menulisnya dengan menyatakan cinta kepada Nathan. Namun tembok tinggi yang menjadi penghalang keduanya membuat Nathan berpikir ulang untuk menerima pernyataan cinta dari Anindita. Akankah Nathan menerima Anindita menjadi kekasihnya? Dan apakah mereka bisa menghancurkan tembok pemisah di antara keduanya agar bisa bersama selamanya, atau justru Anindita akan meninggalkan Nathan setelah urusannya selesai?

More details
WpActionLinkContent Guidelines