Kenikmatan di Balik Kursi

Kenikmatan di Balik Kursi

  • WpView
    Reads 83,245
  • WpVote
    Votes 751
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 26, 2021
WpInfo
Fanfic
Wanna One
"Affry! apa yang kau lakukan?" Devon-ayahnya menatap Affry garang, bagaimana tidak putrinya malah mencabuti bunga pengantinnya, Devon menarik bunga itu secara paksa membuangnya ke tong sampah. "Jangan buat papah marah, Affry! Sebaiknya kau cepat merias diri." "Aku sudah selesai ...!" Affry mengepalkan tangannya, merasa marah pada Devon ayahnya. Kenapa ayahnya setega itu, menjodohkannya dengan orang yang tidak di kenalnya sama sekali, ayahnya seperti orang zaman dulu saja. Pria itu juga sangat aneh, mereka kan baru sekali bertemu kenapa malah menyetujui pernikahan segampang itu, bukankah seharusnya mereka berdua menjalin teman lebih dulu, kalau merasa cocok maka tunangan dulu, ini malah langsung nikah.
All Rights Reserved
#502
mimpi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Or Whatnot (FIN)
  • My Perfect Doll
  • Sleeping With My Boss
  • Sebening Cinta Alif
  • Tessa
  • Parts of You
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Setelah Menikah
  • My Lecturer is My Husband

[PART LENGKAP] May contain some mature convos & scenes. Siapa sih yang tidak ingin pernikahan dengan pujaan hatinya? Rasa berdebar bersalut bahagia ketika pertama kali bertemu di altar untuk mengucap janji sehidup semati. Atau bagaimana jantung berdegup riang setiap teringat bagaimana tatapan bahagia yang diberikan oleh pasangan yang akan berada di saat susah dan senang bersamanya. Hanya orang jahat yang akan merebut kebahagiaan itu dari pasangan yang berbahagia dan menjadikannya semu. Oh, aku adalah orang jahat itu dan ini adalah ceritaku menyusun rencana jahat menguasai du-euh, maksudku menjadikannya suamiku hingga itu benar-benar terjadi. Namun, ini bukan happily ever after seperti dongeng yang aku dengar sejak kecil. Ada pengkhianatan dan ada kebohongan yang menghancurkan segalanya. Well, you know, even the villain has story to tell.

More details
WpActionLinkContent Guidelines