Kenikmatan di Balik Kursi

Kenikmatan di Balik Kursi

  • WpView
    LETTURE 83,166
  • WpVote
    Voti 751
  • WpPart
    Parti 7
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, gen 26, 2021
"Affry! apa yang kau lakukan?" Devon-ayahnya menatap Affry garang, bagaimana tidak putrinya malah mencabuti bunga pengantinnya, Devon menarik bunga itu secara paksa membuangnya ke tong sampah. "Jangan buat papah marah, Affry! Sebaiknya kau cepat merias diri." "Aku sudah selesai ...!" Affry mengepalkan tangannya, merasa marah pada Devon ayahnya. Kenapa ayahnya setega itu, menjodohkannya dengan orang yang tidak di kenalnya sama sekali, ayahnya seperti orang zaman dulu saja. Pria itu juga sangat aneh, mereka kan baru sekali bertemu kenapa malah menyetujui pernikahan segampang itu, bukankah seharusnya mereka berdua menjalin teman lebih dulu, kalau merasa cocok maka tunangan dulu, ini malah langsung nikah.
Tutti i diritti riservati
#34
otoriter
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Love Or Whatnot (FIN)
  • My Lecturer is My Husband
  • Marrying Mr. Shark
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • The Brides
  • Tessa
  • MENIKAH KARNA DENDAM (COMPLETED)
  • REVENGE

[PART LENGKAP] May contain some mature convos & scenes. Siapa sih yang tidak ingin pernikahan dengan pujaan hatinya? Rasa berdebar bersalut bahagia ketika pertama kali bertemu di altar untuk mengucap janji sehidup semati. Atau bagaimana jantung berdegup riang setiap teringat bagaimana tatapan bahagia yang diberikan oleh pasangan yang akan berada di saat susah dan senang bersamanya. Hanya orang jahat yang akan merebut kebahagiaan itu dari pasangan yang berbahagia dan menjadikannya semu. Oh, aku adalah orang jahat itu dan ini adalah ceritaku menyusun rencana jahat menguasai du-euh, maksudku menjadikannya suamiku hingga itu benar-benar terjadi. Namun, ini bukan happily ever after seperti dongeng yang aku dengar sejak kecil. Ada pengkhianatan dan ada kebohongan yang menghancurkan segalanya. Well, you know, even the villain has story to tell.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti