ALKALINE

ALKALINE

  • WpView
    LECTURAS 3,590
  • WpVote
    Votos 134
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, feb 28, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
"aku tidak menyukai wanita," ujar Alka datar. Seketika senyuman jahil terbit di wajah Nayline, "Ya, kau tidak menyukai wanita, tapi kau membalas ciumanku." "Itu hal yang normal bagi pria." "Tapi kau bukan pria normal, Alka!" *** Sejak pertemuan pertama mereka, Nayline sudah tertarik pada Alka. Dan sejak pertemuan pertama itu, Nayline tau bahwa Alka berbeda orientasi seks dengannya. Alka adalah seorang gay. Hal-hal gila dilakukan Nayline untuk membuat Alka jatuh cinta padanya. Dan ia mengajukan kesepakatan untuk bertaruh pada Alka, bahwa ia dapat memenangkan hati Alka. Awalnya memang terlihat baik dan menyenangkan, mereka saling memuaskan satu sama lain. Namun hari-hari seterusnya Nayline selalu dibuat lelah dan ingin menyerah oleh hal yang selalu menyiksa hatinya. Ia diambang pilihan, antara menyerah atau bertahan. SEQUEL LALULA
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • LOS ANGELES (family issues)
  • TRAPPED BY ERLANG'S LOVE
  • The Storm We Called Love
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • MARKO [On Going]
  • REDLINE FEVER
  • Bara [REVISI]
  • DEMOND LORD'S LOVER
  • Bad Fade
  • 𝐍𝐀𝐔𝐆𝐇𝐓𝐘 𝐒𝐄𝐂𝐑𝐄𝐓𝐀𝐑𝐘

⚠️ Tolong bijaklah dalam membaca. Hidup Ana yang semulanya sudah buruk, menjadi semakin buruk saat dia bertemu pria bernama Alderic. Bajingan gila wanita, gila judi dan gila alkohol. Entah apa yang pria itu inginkan darinya sehingga mengikat Ana bersamanya, melarang Ana melakukan ini, melakukan itu, mengurung Ana, dan banyak hal gila lainnya. Agaknya Ana sudah pasrah dengan hidupnya yang selalu malang. Suatu hari, Ana berharap ini akan berakhir. Lalu dia bisa kembali tinggal bersama ibunya dan memulai kehidupan seperti semula di kampung halamannya. 🌃🌃🌃 "Diaz pernah menyentuhmu seperti ini?" Alderic mengelus leher putih Ana, nafasnya terdengar tidak beraturan memandang penampilan gadis yang selalu mengganggu pikirannya belakangan ini. Dia berada di bawah pengaruh alkohol. Hal yang lebih buruk bisa saja terjadi. "Singkirkan tanganmu," Ana menepis tangan kekar itu dengan cukup keras, membuat wajah Alderic semakin gelap. Jadi gadis ini suka kekerasan. Baiklah Alderic akan melakukannya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido