ISYCHIA

ISYCHIA

  • WpView
    Reads 937
  • WpVote
    Votes 207
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 4, 2021
_________________________________________________________________ Dia Isychia Syuhadi, yang kerap kali disapa Chia. Seorang gadis yang memiliki kehidupan remaja yang sangat berbanding terbalik dengan masa kecilnya. Kehidupannya yang kini berbeda bukanlah tanpa alasan. Semenjak putra pertama keluarga Syuhadi meninggal, sejak saat itu pula kebahagiaanya ikut terseret lenyap. Dengan perubahan sikap Papanya dan begitu banyak larangan, aturan, serta kewajiban yang harus ia laksanakan membuat jiwanya tertekan. Ditambah fitnah dan juga teror yang selalu datang menghampirinya silih berganti. Hingga hadir sosok-sosok yang selalu datang memberikannya dukungan, namun secara bergilir merekapun meninggalkannya. Mampukah ia bertahan bersama kerasnya sebuah kehidupan? Ataukah ia memilih menyerah bersama takdir yang tak pernah ia pilih? *** "Pah, kenapa sih Papa selalu kaya gini. Selalu larang Chia ini dan itu. Dari kecil Pah, dari kecil Papa gak pernah setuju atas semua keputusan dan keinginan Chia. Kenapa pah?!" Keluh Chia disertai isak tangisnya. "Chia kecewa sama Papa." Ucap Chia dengan tersenyum pedih. Akan Chia ceritakan kisahnya disini. 'Selamat datang dikisahku yang penuh penolakan akan keinginanku.'
All Rights Reserved
#21
olimpiade
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • F dan Z  ( and )
  • Di Antara Tawa dan Tragedi
  • Sejarah Mantan (COMPLETED)
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • Sayang Tak Terbasuh Hujan
  • Ini Aku, Erlang
  • LOVE IS DESTROYED [COMPLETED]

"Momen seperti itu sudah jadi mimpi buatku," Ayahku telah tiada, dan kenangan itu tak akan kembali. Namun, di tengah rasa sakit itu, Jea tetap bersyukur. Masih ada ibu yang selalu ada untuk Jea. Beliau seperti punya dua peran dalam hidupku-seorang ibu dan seorang ayah sekaligus. Ibu selalu mewarnai kehidupan anaknya, walaupun terkadang kami suka bertengkar sambil bercanda dalam hal-hal kecil. Tapi Jenna hanya bisa berharap, semoga ibu panjang umur dan sehat selalu. Melihat ibu seperti itu membuat Jea sadar, hidup ini mungkin tidak akan selalu adil, tapi ia punya alasan untuk tetap kuat. Setiap tawa yang ibu bagikan, setiap lelah yang dia sembunyikan, semuanya mengajarkan untuk terus berjalan, meski kadang langkahku terasa berat. Jea sadar, momen seperti di kantin tadi mungkin bukan untuknya, tapi Jea tak akan membiarkan dirinya terus terjebak dalam rasa kehilangan. Karena ada ibu yang selalu berjuang untuk kebahagiaan Jea. "Dan jika ayah dulu adalah pelindung di masa kecilku, sekarang ibu adalah pelita yang menerangi masa depanku" Batin Jea. "Jujur, aku iri sama mereka". • • • • • • Aku hanya anak kecil yang ditinggal oleh Ayah pergi jauh dan tak akan kembali ke dunia ini. -Jeanna Azarina- Ayah, anakmu sudah dewasa sekarang apakah tidak rindu? Apakah Ayah masih ingat wajah anakmu yang mirip sekali dengan Ayah. -Jeanna Azarina- Ayah, aku sangat merindukanmu sangat ingin memelukmu dan banyak hal yang ingin aku bicarakan kepadamu tapi kapan? -Jeanna Azarina- Walaupun aku kehilangan figur seorang Ayah tapi, kalau bukan ini takdirnya mungkin aku tidak bisa kuat dan bertahan sampai detik ini. -Jeanna Azarina- Aku ingin sekali merasakan memanggil Ayah berkali-kali didalam rumah kemudian, ayah menghampiri dan memelukku erat. -Jeanna Azarina- #Kisah nyata penulis #DILARANG KERAS UNTUK MENJIPLAK

More details
WpActionLinkContent Guidelines