(Not About)a Lovely Princess
  • Reads 504
  • Votes 40
  • Parts 3
  • Reads 504
  • Votes 40
  • Parts 3
Ongoing, First published Jan 24, 2021
"Apa yang harus saya lakukan agar Ayah mencintai saya? Apa saya harus menjadi seperti Jennete? Dengan begitu, akankah Ayah akan memelukku dan menatapku dengan mata hangat?"
"Saya sudah berada disisi Ayah lebih lama dibandingkan Jennette."
.
"Hal itu tidak akan terjadi sampai aku mati."
"Aku tidak pernah sekalipun menganggapmu sebagai Putriku."
--Lovely Princess bab 8, Takdir yang Menjauh.
.
.
Yang Mulia Kaisar Claude de Alger Obelia sangat menyayangi sang Putri Pertama.
Hanya orang bodoh yang berpikir sebaliknya.
(Athanasia tidak bodoh. Tetapi sebagai pihak penerima, dia bisa apa?)
.
.
.
(Di) Dunia (Alternatif) dimana penuh konspirasi,
Intrik-intrik yang membuat salah persepsi,
Semua akibat miskomunikasi,
Segala hal pun dibuat beda arti.
.
Mana yang merupakan Fakta atau Rumor, lagi?
.
(Felix Robaine Lelah. Lilian York Jengah. Rakyat Obelia hanya menikmati Drama.)
.
.
Kumpulan drabble dengan alur acak, plot melompat-lompat, tidak jelas mana yang benar, sudut pandang orang ketiga yang suka bergosip ria, dengan gaya bahasa yang tiba-tiba suka berganti, dan update sesuka si pembuat tergantung suasana hati.
.
Judul yang nantinya berganti dan sampul yang juga akan diganti kalau si author luknut sudah punya ambisi.
Selamat Menikmati!
CR: WMMAP belongs to Plutus & Spoon
All Rights Reserved
Sign up to add (Not About)a Lovely Princess to your library and receive updates
or
#56anastacius
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dosa Ku cover
After Graduation cover
The Best Of Miracle cover
Rafa  cover
Kesayangan Bunda cover
antagonis wife [TERBIT] cover
𝐒oerabaja, 1730 cover
ELIO RILEY SERGEYEV cover
He Fell First and She Never Fell? cover
BABY CHANIE cover

Dosa Ku

69 parts Ongoing

Liu Qiaqio, Permaisuri Dinasti Jin, telah menyerahkan hati, jiwa, dan raganya untuk sang kaisar. Dia mencintainya dengan sepenuh hati hingga merasa lelah, tetapi sang kaisar yang dingin hanya memiliki mata untuk satu orang, dan orang itu bukanlah dirinya. Kehangatan di mata kaisar saat memandang orang itu tidak pernah menjadi miliknya, kelembutan suara kaisar saat berbicara dengan orang itu tidak pernah ditujukan padanya, bahkan hingga ajal menjemput. "Apa salahku sehingga kau membenciku sejauh ini? Apa aku telah melakukan kesalahan sehingga kau memandangku dengan begitu hina? Apakah mencintaimu adalah dosa yang begitu besar?" tanyaku dengan lemah. "Dosamu adalah mencintai seseorang yang seharusnya tidak kau cintai," jawabnya dingin. 'Dia benar, aku telah menghabiskan terlalu banyak cinta untuknya hingga aku tidak punya sisa cinta untuk anak-anakku, untuk mereka yang benar-benar peduli padaku. Jika aku diberi satu kesempatan untuk menebus semua itu, aku akan menghabiskan seluruh hidupku melakukannya,' pikirku sembari menutup mata dan menyambut kematian. Atau begitulah pikirku.