Adi, My Duda

Adi, My Duda

  • WpView
    MGA BUMASA 34,401
  • WpVote
    Mga Boto 1,647
  • WpPart
    Mga Parte 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Apr 29, 2021
"Udah duda punya buntut wahid! Masih aja ngeselin, t-tapi Engkok terro ka kakeh."-Eli "Saya kira kamu udah dewasa. Ternyata masih bocah baru dapet KTP, t-tapi saya bahagia hanya melihat wajah kamu."-Adi _____________________________ "Whahaha gitu. Tapi beneran deh, kamu El kalo saya gak lihat KTP kamu yang baru jadi itu. Saya nyangkanya kamu gak seumuran Leli lho." ledek Adi membuat perempatan merah di dahi Eli muncul. Padahal, baru saja suasana hati Eli mellow sedikit. Ini malah di ajak nanjak ke emosi yang kesal. "Oh, aku juga gak nyangka lho Kak. Mungkin harusnya aku manggil Kakak itu om? Paman? Kan ya? Kalo gak ketemu di pantai waktu itu, aku gak bakalan tahu kalo kamu udah punya buntut gembul kaya gini." balas Eli tak kalah baddas sambil menggoyangkan badan Laila yang tertidur di pangkuannya. Kepo sama tingkah kebagongan mereka? Cuss klik baca simpan di perpus kalian♥ By:Wfathul♡ Strad: Sabtu 06/02/2021 End : _
All Rights Reserved
#55
perantauan
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Penuaan (Dini) Arlea ✅
  • ALIF 2 : AGEN[IUS]
  • COUPLE GOALS (REVISI)
  • Takdirku Untukmu (END)
  • ALIF (TERBIT)
  • High School World [END]
  • Cuek? Bodo amat!! [TERBIT - Tersedia versi E-BOOK]
  • Bang Arkan Pelindungku [Tamat]
  • Menatap Untuk Menetap [END]
  • Cinta Di SMK♥ (On Going)

[Diikutsertakan dalam Wattpadindo Writing Challenge] *Comedy-Romance* ××××× -Kala penampilan dan umur tidak sesuai- Mau bagaimanapun Arlea menyanggah, pasti saja lebih banyak yang tetap percaya pada bukti fisiknya. "Ya, beginilah La. Lebih banyak percaya mata dibanding telinga. Terus juga, lo makanya agak mau lah diajak perawatan dikit. biar nggak disangka tua. Udah mah penuaan dini, sifat juga kedewasaan amat." Setidaknya sang kakak mengerti, tapi.... Ia lebih banyak diomeli, sih. "Ck! Kakak tuh yang terlalu berlagak masih ABG, umur dah mau kepala tiga juga," amuknya sambil berlalu menuju kamar. "Bener-bener tuh bocah. Kena penuaan dini." Dirinya terdiam sebentar lalu bergumam, "tepatnya penuaan Arlea."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman