We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Perih
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 29, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Tagsperih
---------------- Tentang aku yang terlalu banyak berharap hingga akhirnya dijatuhkan oleh kenyataan Aku harus menanggung semua kesalah pahaman ini selama bertahun - tahun. Sebuah insiden kecil di masa lalu. Adalah salah satu penyebab aku dikucilkan oleh keluargaku sendiri. Aku yang begitu hebat memakai topengku akhirnya harus mengalah karna keinginanya. ---------------
All Rights Reserved
#299
perih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • N O R A [on going]
  • CINTA DALAM DIAM
  • Captain Basket Ball
  • SasuHina - Kau Dimana
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • For My Heart
  • my perfect husband
  • Terjebak Nostalgia
  • Tentang Kita
  • DIARY IVA

nyatanya, semua itu hanya omong kosong. janji-janji, perhatian, dan kalimat-kalimat manis mu kala itu hanya sebuah kebohongan belaka. bodoh nya aku yang terlalu begitu percaya. perhatian mu semua aku anggap sebagai rasa sayang mu padaku, namun itu salah. aku hanya sebuah pelarian yang kamu singgahi. setelah kamu mendapatkan apa yang kamu cari, kamu pergi. tanpa kamu pikirkan bagaimana perasaan ku. tanpa kamu pedulikan bagaimana hancur nya diriku. tuan, seandainya kamu tau setulus dan sebesar apa perasaan ku padamu. seandainya kamu tau bagaimana usahaku untuk selalu bertahan dengan mu. namun, itu semua hanya seandainya. dan pada kenyataannya kamu tak pernah sadar akan hal itu. kenyataan ini begitu menyesakkan dada. hari-hari ku lewati dengan hati yang kehilangan akan sosok nya. hari-hari ku lewati dengan luka yang tak kunjung juga mereda. tuan, terimakasih. bagaimana pun aku tidak bisa menolak perpisahan. akan ku sudahi semua rasa sakit ini tuan. aku akan belajar melupakanmu, sebagaimana kamu melupakanku. karna aku percaya, kepergian mu merupakan sebagian dari rencana yang diatas. dan aku juga yakin, jika suatu saat aku akan di pertemukan dengan seseorang yang jauh lebih mengerti aku ketimbang kamu. **** Cover by : hunyoel

More details
WpActionLinkContent Guidelines