Bulan Untuk Bintang (On Going)

Bulan Untuk Bintang (On Going)

  • WpView
    LETTURE 1,118
  • WpVote
    Voti 104
  • WpPart
    Parti 15
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, apr 11, 2021
"Gue suka Samo lo, dan gue nggak berharap untuk Lo balas perasaan gue." Rembulan Putri Sanjaya. Wanita yang memiliki tubuh mungil itu menundukkan kepalanya dan tidak percaya diri. Bintang menghembuskan nafasnya gusar. Ia menatap Bulan dengan senyum kecil menghiasi wajah tampannya. "Gue juga suka sama lo, Bulan!" Demi mendengar dan meyakinkan bahwa Bintang baru saja mengatakan suka kepadanya Bulan mendogakkan kepalanya menatap Bintang. "Gue sayang Lo dalam artian teman. Nggak lebih," ucap Bintang berlalu dihadapannya. Siang ini Bulan benar-benar tahu bahwa Bintang hanya menganggapnya sekedar teman. Mana mungkin Bintang si Most wanted menyukai bulan si gadis biasa saja. #Rank_3_in_Gantung ________ Follow ig: @Caca_bila266 _26Januari2021_
Tutti i diritti riservati
#788
bintang
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Estrella Lunar
  • Bumi, Bulan, Dan Bintang (Complete)
  • Secret Admirer
  • Tiga Belas Misi ✔️
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • BULAN (END)
  • THE LIGHT LOVES [END]
  • Diary [COMPLETED]
  • "Singgah"

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti