
![𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]](https://img.wattpad.com/cover/322676188-256-k411035.jpg)
![Dependency ✓ [Sudah Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/315356737-256-k470748.jpg)

![THE SECOND ENDING [END]](https://img.wattpad.com/cover/281775909-256-k815309.jpg)
![Semu [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/140116485-256-k306369.jpg)
![Kaisar, Tolong Abaikan Saya! [END]](https://img.wattpad.com/cover/240949657-256-k492089.jpg)

![[END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?](https://img.wattpad.com/cover/194305258-256-k289773.jpg)

"Bahaya! " teriak Alice mengagetkan, sontak Adit melompat keatas sofa panik dan kebingungan dengan ala - ala jurus beladiri. "Aissh, lo kenapa sih hah?" kesal Adit berkacak pinggang menatap Alice tajam. "Ada bahaya!" tunjuk Alice, Adit mengikuti arah pandang Alice dan. Drrrrtt Duaaarrr Ponsel kesayangan adit pecah lebur berkeping - keping. Adit melotot tak percaya, bagaimana bisa? "Apa yang lo lakuin hah!" bentak Adit. "Alice.... Benda tadi berbahaya Biy! Dia punya sihir kaya Alice." "Apa! Lo bilang, lo?" tanya Adit tak percaya, perlahan Adit mundur menjauh dari Alice. "Ah maksud Alice-" "Sebenernya lo siapa? Dukun? Memedi? Immortal? Saudari Harry Potter? Penyihir? Atau apa?" potong Adit karna penasaran bercampur was - was. Alice menghela nafas pasrah dan menyuruh Adit untuk duduk di dekatnya. #Republished 👀
More details