Legend of the Halam

Legend of the Halam

  • WpView
    Reads 1,339
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 22, 2022
Ini adalah kisah tentang sebuah ikatan yang sudah terjalin sejak 1400 tahun yang lalu, antara sepasang kekasih dan sang putra mahkota. Shin wanita yang tampak berada pada usia 30 tahun itu ialah seorang pembunuh bayaran. Selain Gu, tak ada yang tahu bahwa dia dan kekasihnya di masa lalu adalah pembunuh bayaran. Lebih dari seratus kasus, melibatkan kaisar, orang pemerintahan, bangsawan, bahkan rakyat biasa. Asalkan ada bayaran yang setimpal, mereka tak akan pandang bulu, jahat atau baik. Namun saat menjalankan sebuah misi, Shin dan kekasihnya dijebak oleh militer Kerajaan Wu, membuat kekasih Shin mati dibakar hidup-hidup di tengah alun-alun. Dendam menjalari setiap aliran darah Shin, terutama pada Sang putra mahkota kerajaan Wu. Anak remaja yang baru menginjak usia 16 tahun itu memerintahkan untuk membunuh kekasih Shin. "Aku bersumpah! Akan membunuh setiap renkarnasi Putra Mahkota, hingga dia tak akan pernah terlahir lagi di dunia ini!" Sumpah Shin menjadi titik balik kehancuran Kerajaan Wu. Dia dengan brutal membunuh setiap mata dan keluarga yang menyaksikan kekasihnya mati. "Aku akan menyisakan mu di urutan paling akhir, putra mahkota. Agar kau tahu bagaimana sakitnya melihat rakyat dan orang yang kau sayangi mati di depan matamu tanpa bisa melakukan apapun." Setelah lebih dari 1400 tahun, penantian Shin nyaris berada di puncaknya. Kelahiran ke-7 putra mahkota akan menjadi renkarnasi terakhir hingga putra mahkota itu tak akan pernah terlahir kembali. Akankah Shin bisa menemukannya? ### Lee selalu penasaran dengan kisah sebenar dari si tudung merah. Dia selalu merasa ada paragraf dari cerita yang luput. Sebuah paragraf yang menjadi inti cerita sebenarnya. Tapi, apa? Akankah pertemuannya dengan Shin, mampu melengkapi cerita si tudung merah dan menyingkap cerita yang selama ini disembunyikan oleh takdir?
All Rights Reserved
#86
jichangwook
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setelah Kelahiran Kembali, Putri Sulung Yang Sebenarnya Mulai Menyeduh Teh Hijau
  • [End] Wear a book and Become The Noble Concubine of the Crown Prince
  • [4] Awakened Multi Talented Goodes is Doted
  • I failed to throw villain away- R19 (Special Side Stories) .₊˚⊹♡Luna_ela
  • Amour Éternel [SUDAH TERBIT]

Update setiap hari❗️ Li Zhizhi dibawa kembali ke ibu kota pada usia lima belas tahun untuk mengenali akar leluhurnya. Sebagai putri tertua sejati dari keluarga Li, dia seharusnya dihargai. Namun, semua orang lebih menyukai Li Suwan, yang berpengetahuan, sopan, dan pintar. Adapun Li Zhizhi, dia dibesarkan di desa terpencil dan miskin, tidak tahu cara-cara dunia, dan namanya bahkan membawa rasa jijik. Suatu malam, Li Zhizhi bermimpi di mana dia kembali ke keluarga Li di kehidupan sebelumnya dan mati-matian bersaing dengan Li Suwan untuk mendapatkan bantuan. Dia belajar dengan rajin, unggul dalam sastra, musik, lukisan, dan etiket, melampaui Li Suwan dalam setiap aspek. Tetapi pada hari itu, sementara semua orang menghibur Li Suwan, Li Zhizhi masih menjadi orang yang dibenci. Ketika dia bangun, Li Zhizhi pergi menemui ayahnya, matanya merah, dan berkata, "Ayah, tolong kirim aku kembali ke pedesaan. Begitu saya kembali ke mansion, kesehatan kakak saya memburuk. Itu pasti karena saya memiliki nasib buruk yang telah menyakitinya." Ayah Li Zhizhi terkejut dan berkata, "Mengapa kamu mengatakan hal-hal seperti itu? Suwan hanya sakit. Dia akan pulih setelah menemui dokter." Benar saja, beberapa hari kemudian, penyakit Li Suwan membaik. Dia menyaksikan Li Zhizhi berpura-pura patuh dan polos, berpegang teguh pada paham berbagai tokoh berpengaruh, makmur di ibu kota. Permaisuri memperlakukannya sebagai putri angkat, wanita bangsawan memperlakukannya sebagai saudara perempuan, selir yang disukai di istana menganggapnya sebagai teman dekat, dan dia bahkan menerima gelar putri daerah. Pria yang tak terhitung jumlahnya yang tertarik padanya tidak dapat dihitung hanya dengan satu tangan Xiao Yan menunggu dan menunggu, tetapi Li Zhizhi tidak pernah mencari dukungannya. Tidak tahan lagi, dia akhirnya bertanya padanya, "Apakah kamu ingin menjadi Putri Mahkota?" Li Zhizhi tidak mau.

More details
WpActionLinkContent Guidelines