Autumn to Winter

Autumn to Winter

  • WpView
    Reads 577
  • WpVote
    Votes 117
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 1, 2022
WpInfo
Fanfic
"Panggilanku?" "Kau tahu bagaimana mereka memanggilmu?" "Sepertinya aku tahu...." "Coba katakan kalau kau tahu" "Itu.... Soal itu..." "Coba katakan" "Kau saja yang katakan" "Suamiku~" Dami akhirnya melupakan apa yang sudah terjadi di masa lalu. Walau bayang hitam itu masih mengikuti dalam bayangannya, Ia berharap apa pun selain kembali ke masa lalunya. Tapi musim gugur yang menantinya disana ternyata membawa orang baru ke dalam hidupnya. Bersamaan dengan daun-daun yang gugur dan tertiup angin. Handong begitu tidak sabar tiba di Korea Selatan. Setelah berusaha sekuat tenaga dan tanpa pernah berhenti berharap akhirnya dia mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya di negara impiannya. Ternyata setelah sampai dia harus menghadapi bahwa dia sendirian berjuang di medan yang begitu sengit dan berat. Tapi daun-daun yang gugur ternyata membawa seseorang yang juga datang dari jauh. Dan ditakdirkan bertemu dengannya.
All Rights Reserved
#5
dami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fragile, Yet Loved (HEEJAKE) END
  • Nightmare - Escape the ERA Next Stories (DreamCatcher)
  • OUR QUEEN | Sunoo Harem 🔞
  • Nightmare - Escape the ERA (DreamCatcher)
  • DEJAVU
  • The Last Wolf
  • Abandoned
  • FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]

Jake masih terjebak dalam bayang-bayang masa lalunya. Luka yang ditinggalkan oleh mantan kekasihnya tak semudah itu sembuh. Trauma yang menahannya sering kali muncul tanpa peringatan, membuatnya merasa lelah dan rapuh. Namun, di sisinya ada Heeseung-pria yang mencintainya tanpa syarat. Heeseung bukan penyelamat, tapi dia selalu ada. Saat Jake terbangun dengan napas tersengal di tengah malam, saat tangannya gemetar karena kenangan buruk, saat pikirannya membanjiri dengan rasa takut-Heeseung menggenggam tangannya erat. Bersama-sama, mereka melewati hari-hari sulit, mendatangi psikiater, dan perlahan mengurai luka lama. Tapi bisakah cinta benar-benar menyembuhkan? Ataukah Jake akan selamanya hidup dalam bayang-bayang trauma yang menghantuinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines