ALBIRU [END]

ALBIRU [END]

  • WpView
    Reads 16,811
  • WpVote
    Votes 2,166
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 3, 2021
(DIHARAPKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA) (Note : Mengandung bawang, menguras emosi, memutar otak, jadi bijaklah dalam membaca) Kehilangan kedua orang tua saat usia dini adalah saat-saat yang memberatkan. Ditambah ketika beranjak dewasa kakek dan neneknya pun ikut meninggalkannya yang berujung ia harus hidup bersama tante dan pamannya yang sekarang mengangkatnya menjadi seorang anak. Pembunuhan yang menghilangkan nyawa ibunya dan perselingkuhan dengan wanita lain yang membuat ayahnya meninggalkannya tidak sekali pun terlintas dibenak gadis kecil bernama Permata Albiru, karena hal itu saat dewasa dirinya pun menjadi gadis yang dingin. Hingga suatu hari ia bertemu dengan Berlian Baswara. Pria menyebalkan yang jago sekali berpantun. Hari-hari Permata selalu diganggu oleh pria itu membuatnya merasa risih. Namun, Berlian yang selalu mengganggunya siapa sangka ternyata mempunyai rahasia terbesar dalam dirinya. Hari-hari Permata terlewati dengan perasaan hampa dan juga kosong. Rasa sakit, lelah, dan juga kecewa ikut mendominasi membuat hidupnya seakan menjadi kacau, apalagi saat mengetahui ternyata dalang pembunuh ibunya adalah orang terdekatnya sendiri membuat kehancuran Permata menambah saat itu juga. "Kesakitan adalah teman dan kegelapan adalah kehidupan." -Permata Albiru. *** Hak cipta milik penulis. Punya otak? Silahkan mikir. Karya hasil pemikiran sendiri lebih baik dari pada hasil pemikiran orang lain ^^
All Rights Reserved
#35
berlian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Assassin Girl [ Editing ]
  • Girl's
  • Elegi Rasa : Pergi
  • Sejenak Luka
  • TEMPAT TEDUH ANINDHITA
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Sangsaka
  • ABINARA [SUDAH TERBIT]

•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother

More details
WpActionLinkContent Guidelines