Gomenasai (End)

Gomenasai (End)

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 29, 2022
"Jangan menatapku seperti itu Gar...," ucapku pada lelaki yang tengah sibuk menatap ke arahku itu. Aku menghentikan sementara kegiatanku yang sibuk memilah buku-buku yang tidak terpakai untuk diloakkan di gudang kantor. Namun seseorang yang ku panggil dengan sebutan Gara itu seolah menulikan pendengarannya atau ia memang sama sekali tidak mendengarkan ucapanku. "Berhenti menatapku seperti itu...!!" ucapku lagi memberi penegasan di akhir ucapanku. "Emang kenapa sih mata-mata aku kok kamu yang sewot..," ujar Gara. "Ih, tapi akunya tuh risih kamu liatin kayak gitu..," sungutku kemudian. Dia malah terkekeh sebelum menanggapi keluhanku. "Risih apa malu? Jantung kamu berdebar-debar nggak aku tatap kek gitu?" tanyanya kemudian.
All Rights Reserved
#74
cerpenku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • -Tak Terlihat-
  • Males, ribet.
  • diam suka mantau
  • ANIMAL'S?! (Complete!)
  • Love Setan(FINISH)
  • GRIZLEN {On Going}
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • MEISYA
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA

CERITA INI TIDAK MENYALIN DARI CERITA LAIN, CERITA INI KUBUAT SENDIRI. CERITA INI MENGANDUNG UNSUR AGAMA ISLAM, BAGI KALIAN YG BERAGAMA LAIN DISARANKAN TIDAK MEMBACA CERITA INI KARNA TAKUT MENYINGGUNG PERASAAN KALIAN PARA PEMBACA. "Mungkin saja ! " Ucap seseorang dari arah belakang Sontak aku dan wita menolehnya, tiba2 wita menjerit ketakutan dan membuat anjing itu menggongong dengan kerasnya, aku hanya tertawa melihat wita, karna aku sudah terbiasa dengan hal itu. "Isshh ! kau ini bagaimana ? malah ketawa, tadi itu siapa sih sebenernya ?" Ucapnya yg membuatku semakin terbahak2. "Kau ini ! aku bertanya..!" Ucapnya dengan nada lebih tinggi dan tatapan mata yg serius, akupun ikut serius, dan aku memberitahunya. "Janji tidak akan takut ?" Ucapku padanya "Iya! aku janji ! lagian siapa yang takut ?!" Dengan tangan di pinggangnya, sepertiny dia sudah siap mendengarkan jawabannya. "Itu adalah ..." Yoshhh!!! Haiii kalian I'm Come back🙋

More details
WpActionLinkContent Guidelines