Story cover for hanya sebuah topeng [ON GOING] by wiliasitizahra15
hanya sebuah topeng [ON GOING]
  • WpView
    Reads 1,201
  • WpVote
    Votes 485
  • WpPart
    Parts 26
  • WpView
    Reads 1,201
  • WpVote
    Votes 485
  • WpPart
    Parts 26
Complete, First published Jan 25, 2021
Note: selama belum tamat,masih tahap revisi.

Marah,depresi,kesal,tertekan,dan paksaan itu semua seolah menjadi makanan setiap hari Latisya.

Menangis seakan menjadi rutinitas setiap hari.Hanya kegelapan yang setia menemaninya.

Bukan tawa,canda,dan ceria yang ada di hidupnya tetapi sunyi,sepi,dan sendiri.

Paksaan menjadi sempurna dan nomor satu menjadikannya seorang yang dingin,menjadikannya seorang pemberontak.

Bukan kesempurnaan yang ia dapatkan tetapi kesepian dan kesendirian yang ia dapatkan.


Penasaran dengan ceritanya? terus ikuti cerita aku yaa....
All Rights Reserved
Sign up to add hanya sebuah topeng [ON GOING] to your library and receive updates
or
#659rekomendasi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Cerita Tentang Zeeya cover
Why Stay Away? cover
FIZYA cover
TWIN FLAME { ON Going! } cover
MISSHELLA ✔ cover
SELF LOVE cover
T I M E cover
Not Always Alone (Sudah Terbit) cover
SeLYna🍂 cover
Cita-Cita Terhalang Luka,Larentya cover

Cerita Tentang Zeeya

20 parts Complete

Bukan tentang senja yang terlupa, melainkan tentang fajar yang memberi kita rasa. Suatu hari, adakalanya kita menemui kesulitan. Dan hari berikutnya, akan merasakan pencapaian yang luar biasa. Lalu suatu hari, akan jatuh lagi dan merasa tertekan. Lalu kamu menghela napas, berpikir tidak bisa menanganinya lagi. tapi kemudian, kamu melihat sesuatu yang lucu dan tertawa. Kamu makan sesuatu yang enak dan rasanya lezat. Dan kamu merasa senang saat melihat seseorang yang kamu sukai. Kurasa ini adalah sebagian dari hidup, bukan? tapi begini, semua suka dan duka ini terkadang sangat melelahkan. Semua ini menjadi sangat melelahkan, tapi meskipun demikian, hidup masih berlanjut, waktu tak berhenti. Angin masih berhembus menerpa dedaunan hingga gugur, air masih mengalir ke tempat yang ia tuju. Cerita itu tidak memiliki akhir, karena semua akhir adalah awal yang baru, Cerita ini tentang masa lalu, masa kini dan masa depan. Kita terpaku diantara tiga fase itu. Dan pada akhirnya pun semua orang akan pergi, meskipun sudah kita genggam erat sepenuh hati. . . . . Catatan dari Zeeya.