Behind The Stage Light

Behind The Stage Light

  • WpView
    Reads 896
  • WpVote
    Votes 167
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 2, 2023
Sepertinya memang pantas untuk sekedar mengagumi bukan memiliki. Mengagumi dari kejauhan, berikhtiar di sepertiga malam. Memang sangat menyenangkan. Namun, tidak untuk batin dan hati. Tetapi, sudah saat nya ia mengakhiri untuk mengaguminya. Bagaimana pun itu, ia harus melupakannya, walaupun itu bukanlah hal mudah. Written by ©KakNaey, 2021
All Rights Reserved
#53
tomorrowxtogether
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Break The Sand Castle
  • HATER or LOVER? || Taegyu
  • irreplaceable; soobjun. ✔
  • angelic drowning fools
  • Serangkai, Katanya [✔]
  • [✓] But, I Still Want You
  • We Lost The Summer | TXT
  • FORELSKET
  • JUST FOR HEART
  • Your Smile - Beomgyu [TXT]

Berjalan dalam kelambatan, terasa dekat namun tak tergapai. Bagai teman yang begitu jauh, awan-awan menemani walau dia nyatanya akan hendak pergi. Menyampuri awan-awan lainnya di area lain, meninggalkannya usai mewarnai biru di angkasa. Bagai perumpamaan yang menyedihkan, dia hendak memohon agar semua kepergian itu tidak terkabulkan. Geresak runtuhan cat hitam besi-besi setengah berkarat menempeli seragamnya ketika dia bangkit. Menoleh ketika rangkaian suara dentangan melangkahi atap hitam, dari rangkaian tangga dinding dekat pintu diantara sambungan dua gerbong disana, dia melihat pemuda bersurai hitam, setengah panjang namun tak terurus, hanya sedikit basah. Matanya sayu namun tajam, tubuhnya tak besar namun menjulang tinggi. Mengenakan seragam yang serupa, tanpa sebuah syal walau dia tahu Desember akan segera menyapa. Dia menatapnya, pemuda itu sibuk pada pandangan dihadapannya. "Ada yang kurang, ya." Taehyun tak ingin menjawabnya, namun Beomgyu mencelanya tepat masuk di hati dengan perkataan. Bagai satu gambaran puzzle yang tak terselesaikan dikarenakan potongannya yang lenyap, Taehyun tak merasakan kesempurnaan yang puas didalam benaknya. "Kalau begitu ... Masa lalu itu bagai salju." Sahut Beomgyu. "Kau bisa mulai untuk melupakannya ketika kau tahu bila dia itu nyatanya sudah bagai salju." Salju tak abadi. Taehyun tahu. . . . . . [Kastil Dimana Aku mengharapkan Semua Termasuk Sosok yang Kuharapkan di Gerbang Sana] Fanfiction [Fiksi Penggemar] [Friendship] Hanya karya fiksi semata dan tak memiliki hubungan dengan dunia nyata. Dan lagi, abal-abal dari amatiran. [Made: 25/06/2021] [Book: 27/06/2021] [Published: 03/07/2021] Ongoing

More details
WpActionLinkContent Guidelines