"Nikah Sama Dosen?"
  • LECTURAS 630
  • Votos 47
  • Partes 5
  • LECTURAS 630
  • Votos 47
  • Partes 5
Continúa, Has publicado ene 26, 2021
ini kisah tentang seorang gadis cantik berusia 22 tahun yang dijodohkan dengan seorang Dosen tampan  berusia 28 tahun 🦋

 tapi sayangnya sifatnya cuek, dingin, serta irit ngomong.

Berbeda dengan Dinda yang ceria dan bawel.

bagaimanakah mereka menjalani rumah tangga ini?
ikuti terus cerita ini 👍🙏


siap siap baper disetiap cerita 😁

jangan lupa follow ig author @renshiamaliah
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir quot;Nikah Sama Dosen?quot; a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
My Possessive (ex) Fiancé cover
FD (21+) cover
Hello, KKN! cover
Dark Love cover
Love from Sleeping Beauty  cover
Ibu Susu Anak Hot Duda cover
GAVIN 21+ cover
My Uncle 18+  cover
Forbidden Love: KAISER cover
Transmigrasi Seksi Bumil  cover

My Possessive (ex) Fiancé

19 Partes Continúa

INI NOVEL ADULT ROMANCE 21+, JANGAN ASAL BACA BAGI KALIAN YANG BELUM CUKUP UMUR. •••• "Mau nikah dulu, atau kawin dulu? saya bisa semuanya? Pilih saja Nadi." •••• Nadine Savaira (24 tahun) memutuskan kabur sejauh-jauhnya setelah membatalkan pertunangannya secara sepihak. Ia kemudian tinggal di sebuah desa yang begitu asri dan saling bergantung satu sama lain. Setelah menyelesaikan kuliahnya, Nadi langsung bekerja sebagai pegawai Puskesmas disana. Suatu hari Nadi ditugaskan ibu lurah untuk menyambut seorang dokter baru di kampung mereka. Dia dokter yang sangat tampan, berusia 29 tahun. Di pertemuan pertama, dia sudah membisikkan tepat di telinga Nadi, kata-kata yang membuat bulu kuduknya berdiri. "Tertangkap Nadi" Dia lelaki itu, mantan calon suaminya Nadi, pemilik tatapan yang sangat tajam. Dosa Nadi padanya adalah, Nadi kabur saat mereka akan menikah. Dan sekarang lelaki itu tampaknya ingin membalas dendam atas masa lalu tidak menyenangkan itu. Ikuti kelanjutan kisah Nadine Savaira, Barra Dominic Arnault, dan Ravindra Albaraq W.