LUKAKU
  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 3, 2021
Malam ini hujan turun lagi, bersama kenangan yang mungkin melukai hati. Luka yang harusnya terobati dan tak membekas sedalam ini. Ku tatap bulan yang selalu menerangi malam-malam ku dengan ceria, kini sirna. Kini ia menyampaikan cahaya yang menyakitkan. Mengingatkan buruknya diri ini dan goresan luka dihati ini. Pagi esok menyambut datangnya hari yang terus berganti. Semerbak angin yang membuatku tak kuasa tuk meneteskan air mata. Bagiku kehilangan dirinya, adalah hal yang sangat membuatku hancur. Kenangan manis yang tak pernah aku rasakan. Yang membentuk sebuah kisah untuk kuceritakan saat ini. ~K~
All Rights Reserved
#160
troublemaker
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANGEL (END)
  • senyuman palsu -Tamat-
  • ARGALAND
  • Eliinaa
  • RUANG HAMPA (terbit)
  • I'M TALISA
  • Haters and Lovers of Rain [END]

kata orang ayah adalah cinta pertama anak perempuannya kata orang ibu adalah tempat yang tepat untuk menceritakan keluh kesah kata orang rumah adalah tempat yang tepat untuk kita pulang tapi bagi gue itu semua hanya omong kosong, karena gue tidak pernah merasakan itu semua. ~Angelina Kayla Justina ~ Ini bukan kisah tentang anak broken home tetapi tentang perjuangan seorang anak untuk membuktikan kepada kedua orangtuanya bahwa dia bisa seperti kakaknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines