" SCREAMING "

" SCREAMING "

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 1, 2021
↑Menulis Bareng Hacin↓ Gadis itu hanya diam dan tidak berani memberontak saat di seret begitu saja oleh keempat temannya. Dia bahkan menerima begitu saja tamparan tamparan yang mendarat di kedua pipinya. Namun, saat gadis itu melihat salah satu dari mereka mengeluarkan pisau kecil dari saku nya. Gadis itu akhirnya mengeluarkan suara. "K-kenapa kamu memperlakukanku seperti ini? Apa sa--" S R E T T T ! ! ! "AKHHHHH--" "Teriakan siapa itu?" Guman seorang siswa laki-laki yang berada di dalam perpustakaan, yang letaknya berada di dekat gudang. "AKHHHHH!!! BERHENTIIIII!!!!" Dengan segera, saat mendengar sebuah teriakan untuk kedua kalinya. Dia langsung bergegas, melangkahkan kakinya dengan cepat menuju ke arah luar. Sebenarnya, apa penyebab keempat gadis itu menyeret Aehri? Ya, Aehri. Si gadis kutu buku yang di seret tadi.
All Rights Reserved
#87
menulisbarenghacin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misi Pelengkap (Tiga)
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • 𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ]
  • GUNFA
  • REUNI (Enam)
  • Best Friends Forever N Love
  • INTERIM: Let Me See Your Smile
  • Guinevere
  • Kukira Kau Rumah, Ternyata Hanya Tempat Singgah:)

~ini lanjutan cerita ~MISI GABUNGAN sepulang sekolah Zahra mendapat panggilan yang mengharuskan dia menghadiri ekskul stem yang dia sebenarnya tidak mau pergi kesana. Tapi berbeda dengan Yusuf dan Rahman yang tidak banyak protes dan tetap mendatangi ruang ekskul stem. "Arggh, aku padahal udah bilang gak mau ikut loh" omel Zahra sepanjang jalan "Dah tu, kita coba je la, kalau tak seronok baru berhenti" ucap Rahman "Koleksi stem, jelas la tak seronok, ape la kau ni Rahman" ucap Yusuf "Mana sih ruangannya?" Marah Zahra karena sudah lelah berjalan "Haa tu, bilik stem" ucap Yusuf Mereka bertiga berjalan dan masuk kedalam ruangan tersebut, betapa terkejutnya mereka saat melihat ruangan yang ternyata adalah sebuah gudang. "Ooh, salah masuk kita ni" komentar Rahman Mereka berbalik keluar tapi terkejut saat melihat cikgu bidin didepan pintu. "HWAAA, cikgu bidin. Jangan ngagetin dong" marah Zahra "Korang dah sampai, ambil satu-satu, habistu letak Kat sini" ucap cikgu bidin Mereka bertiga menurut dan setelah meletakkan Stam ke buku tiba-tiba muncul pintu rahasia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines