غلاف قصة Degup Sendu بقلم pearly04_
Degup Sendu
  • WpView
    مقروء 930
  • WpVote
    صوت 203
  • WpPart
    فصول 100
  • WpView
    مقروء 930
  • WpVote
    صوت 203
  • WpPart
    فصول 100
مستمرّة، تم نشرها في ينا ٢٦, ٢٠٢١
Deretan rintih manis gadis lugu diambang perasaan semu. 
Sisihkan sebentar waktumu dengan membaca deret aksara yang ditoreh dengan segala rasa yang ada.
Mari duduk bersama, agar kamu paham betapa berharganya setiap titik diakhir kalimat yang bernada.

Selamat membaca!
Semoga suka!


Salam Manis,
Pearly.


#TulisanFii
Degup Sendu, 26 Januari 2021
جميع الحقوق محفوظة
الفهرس
قم بالتسجيل كي تُضيف Degup Sendu إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
#135kamu
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
DELIA & WISNU [Completed] بقلم zfchaeri
53 أجزاء مكتمِلة
[BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM BACA] [SIDERS DILARANG MENDEKAT!] [CERITA INI MENGANDUNG UNSUR BAWANG! GUDANG NYA AIR MATA! DAN ALUR YANG PENUH TEKA-TEKI! PIHAK PENULIS TIDAK MENYEDIAKAN TISSUE! ATAU JASA MENGUSAP AIR MATA PEMBACA! JADI YANG GAK SUKA CERITA SAD, SAYA TIDAK MEMAKSA MEMBACA!] Judul awal: Diary Depresiku Untuk apa hadirnya keluarga jika hanya untuk menyiksa? Untuk apa menggenggam cinta jika hanya membuat luka? **** "Sebenernya,Alesan kamu maksa aku buat jadi pacar kamu apa sih?" "Biar lo gak sembarangan pilih cowok." "Lo kenapa sih Del pertahanin Wisnu yang jelas jelas gak suka sama Lo?!! Sadar Del sadar!!" "Bukan wisnu yang gak suka sama Aku, tapi Wisnu yang belum suka sama Aku. Dan aku jamin cepat atau lambat, dekat atau jauh , lama atau sebentar kita bakal saling sayang. Kamu punya hak apa ngatur ngatur kehidupan Aku??" "Karna gue suka sama lo," jawab Arya. "Ferel dari dulu gak pernah suka sama Wisnu. " Delia mengernyit "Kenapa bisa gitu sat?" "Dendam masa lalu. Tentang cinta dan keluarga, " jawab Satria serius Delia menatap lemah hamparan danau di depan nya "Wisnu,kenapa sih setiap kita mau bahagia sebentar aja, pasti ada aja orang yang berusaha buat kita pisah." "Karna mereka gak suka liat kita bahagia Del," jawab Wisnu lantas mengecup sayang kening Delia. Penasaran gak sih??? Skuy baca Berbau bawang Start 12 Desember 2020 Finish 29 Januari 2021 Jangan copy paste, Cuma tulisan penulis amatir Vote comment share 👌 Happy reading
Aksara Tak Bertuan  بقلم cahayakamila24
25 أجزاء مكتمِلة
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨