Sailing With You [END]

Sailing With You [END]

  • WpView
    Bacaan 99,925
  • WpVote
    Undian 7,737
  • WpPart
    Bahagian 65
WpMetadataReadCerita Lengkap Kha, Sep 2, 2021
Perjalanan kisah cinta Gara seorang naval architect muda dengan Arunika mahasiswi magang yang bekerja membantunya. Siapa sangka pertemuan takdir itu mengungkap kisah masa lalu yang dipenuhi kesalahpahaman. Akankah bahtera Gara dan Arunika bisa terus berlayar di antara badai yang menerjang ? ..... Ceklek Sontak Gara menoleh. Dengan panik dia berlari namun naas kakinya tergelincir cairan licin di lantai. Tubuh Gara oleng tak seimbang namun dia berhasil menstabilkannya dengan gerakan reflek yang ia lakukan. Arun berkedip-kedip melihat pemandangan di depannya. Dia memang tak asing melihat cowok bertelanjang dada. Ardi sepupunya selalu begitu saat di rumah ketika gerah. Begitupun teman-temannya saat di kelas sehabis pelajaran olah raga. Tapi yang ia lihat kini Gara. Suaminya. Yang masih untouchable. "Mas Gara ngapain nari sambil handukan gitu ?"ceplos Arun menyembunyikan debaran di balik ekspresi heran. "Hah ?! Aku nggak lagi nari, Arun. Ini hampir jatoh" What the hell !!! nari ? Arun ngira gue nari ?! Masa gue tadi gemulai ? Padahal kehormatannya sebagai suami hampir di ujung tanduk begitu. Untung saja dirinya tidak jatuh tengkurap di hadapan Arun. Syukurlah hari ini masih bisa jaim (jaga image) "Oh.." Arun tak ambil pusing dan berjalan mengambil alat pelnya. ..... "Nama urus belakanganlah. Cari ukurannya dulu. Dihitung dirancang dulu. Baru dikasih nama." "No !!! Nggak bisa gituu. Bagi gue kapal itu udah kaya anak. Jadi ya kasih nama dulu baru dirawat dan dibesarkan sepenuh hati" terang Shofi. "Ya kan sebelum anak lahir lo harus bikin dulu. Ngidam dulu. Lahiran dulu. Baru dikasih nama" "Hmmmm....begitu ya" Shofi manggut-manggut membenarkan perkataan Arun. "Eiiiits....bentar-bentar. Bikin dulu ?! Ngidam dulu ?!" Ulang Shofi. "Tumben lo ikutan gak jelas nanggepin metafora gue" heran Shofi. Arun tersadar. Mengalihkan pandangannya dari buku dan menatap lurus Shofi di depannya. "Iya juga." jawabnya singkat dan meneruskan kembali bacaannya dengan cuek.
Hak Cipta Terpelihara
#24
wasiat
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Darsa (END)
  • GALANG [SELESAI]
  • Kahfi dan Yumna
  • ZuNaya
  • Evando&Seraphine [END]
  • MISS SUGIONO {END}
  • My Bad Baby Boy (Complete)
  • ALLASSO (END)

Nikah sama mantan pacar? Ini tentang aku, kamu, dan dia. Rahasia yang terbingkai apik dalam deretan kedustaan. Keangkuhan dan kegengsian nyatakan asmara. Pesonamu telah meluluhlantakkan jiwa. Kepercayaan kuhaturkan padamu, wahai suamiku. Namun nyatanya kau lenyapkan benteng rapuhku. Lafal 'talak' tak ada artinya bagimu. Kamu yang melebarkan luka hati lalu dia yang memulihkan kemelaratan darimu. Ragaku telah aku berikan hanya untukmu. Diriku telah kau permainkan dengan perempuan pilihanmu. Jika memang nantinya tidak akan bisa menyatu juga, kumohon bantu aku untuk melalaikan dirimu. Karena wasiat dari sang mama, Asa harus siap menerima takdirnya. Setelah memutuskan untuk mengakhiri hubungan bersama Aidar. Tiba tiba mama Rini menyuruhnya menikah. Dengan mantan pacar Asa. Lantas, bagaimana kehidupan mereka? Apakah akan kembali hadir perasaan yang sama? Bagaimana dengan kelulusan mereka? Belum lagi, misteri misteri dibalik meninggalnya sang mama. "Aku sudah cukup terluka atas perlakuanmu. Jangan tambah lagi deritaku," -Asatifa Naura Anintha "Gue emang gak nyangka bisa nikah sama mantan pacar sendiri. Tapi jujur, cinta itu masih ada buat lo," -Aidar Keenan Aezar "Kalau lo udah pisah, laporan ke gue! Biarkan gue yang jadi tameng buat istri lo," -Nevan Rama Samuel ••• *Kisah percintaan, persahabatan, keluarga, konflik, pshychopath diramu menjadi satu yang bisa membuatmu baper dan terharu." Start: 09-03-2021 End : 06-09-2021 🚫 DON'T COPY MY STORY 🚫

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi