Story cover for Sunshine by SyabrinaMaulidaPutri
Sunshine
  • WpView
    MGA BUMASA 11
  • WpVote
    Mga Boto 2
  • WpPart
    Mga Parte 1
  • WpView
    MGA BUMASA 11
  • WpVote
    Mga Boto 2
  • WpPart
    Mga Parte 1
Ongoing, Unang na-publish Jan 26, 2021
Kenapa harus Matahari?

Karena Matahari Tata Surya yang paling kuat menurut saya. Dia banyak melihat ribuan manusia dibumi dengan segala kesusahan dan kesenangannya tapi matahari tetap bersinar. Ketika Matahari mendapat maki an, caci an dari banyak mulut manusia dia tetap selalu bersinar terang. Ketika awan hitam disertai suara amukan gemuruh memaksa nya untuk tidak bersinar Matahari akan mengalah sejenak lalu dia akan bersinar Kembali walaupun hanya dengan hitungan menit.

- smptr
All Rights Reserved
Table of contents

1 parte

Sign up to add Sunshine to your library and receive updates
o
#778restu
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
β€’π‘»π’“π’šπ’Šπ’π’ˆ 𝑻𝒐 π‘­π’π’“π’ˆπ’†π’• 𝒀𝒐𝒖‒ ni MyAlmondEyes
20 parte Kumpleto
βš οΈπƒπˆπ‹π€π‘π€ππ† ππ‹π€π†πˆπ€π“βš οΈ 𝐏𝐞𝐫𝐒𝐧𝐠𝐚𝐭𝐚𝐧🚨 𝐈𝐧𝐒 𝐑𝐚𝐧𝐲𝐚π₯𝐚𝐑 𝐜𝐞𝐫𝐒𝐭𝐚 𝐟𝐒𝐀𝐬𝐒!!! [𝐄𝐍𝐃] β€’ 𝐘𝐨𝐨𝐧𝐠𝐒 β€’β€’β€’β€’β€’ Malam perlu bulan dan bintang bukan, tapi bintang utama kita adalah bulan, bukan bintang. Malam bersama bulan, kemudain besoknya Matahari yang akan terbangun untuk bekerja. Apa hubungan nya Matahari dan Bulan, mereka serasi? Ah tentu tidak, bulan lebih cocok bersama malam. β€’β€’β€’β€’β€’ And finally we always hope on the moon to always be together and remember each other. β€’β€’β€’β€’β€’ Peringatan juga untuk para pembaca, disini saya ingin mengatakan mohon maaf sebesar-besarnya jika isi ceritanya tidaklah seperti yang diharapkan, karena saya terkadang masih kurang teliti terhadap jalan ceritanya. β€’β€’β€’β€’β€’ 𝐉-π‡π¨π©πž~𝐭𝐨𝐩𝟏πŸ₯‡πŸ‘πŸŽ/𝟏𝟐/πŸπŸŽπŸπŸ’. π‘π¨π¦πžπ§π¬~𝐭𝐨𝐩𝟏πŸ₯‡πŸπŸ”/πŸŽπŸ‘/πŸπŸŽπŸπŸ“. 𝐊𝐚𝐭𝐚-𝐀𝐚𝐭𝐚~𝐭𝐨𝐩𝟏πŸ₯‡ 𝟐𝟎/𝟏𝟏/πŸπŸŽπŸπŸ“ °°°°° 𝟐𝟐/𝟏𝟐/πŸπŸŽπŸπŸ’ ~ πŸπŸ“/𝟎𝟐/πŸπŸŽπŸπŸ“
Hi Crush! (udah selesai) ni Valbriel
52 parte Kumpleto
UDAH SELESAIII!!! Aku tau rasanya nunggu cerita yang up nya lama huaaa :") β€’ Cuma cerita biasa kok, rl dengan topping imagination ✨ Selamat membaca yops!!! Langsung cek i dot! __________________________________ "Ko tau ga kenapa matahari terbenam selalu indah" Aku menunjuk matahari yang mulai menurunkan radarnya. "Karena matahari capek bersinar karena selalu dikeluh in orang?" Plak "Apa hubungannya coba! Masa matahari tergantung sama kita sih" "Ya kali aja. Terus apa? Aku belom pernah denger" "Kata matahari 'Aku sedang membiarkan para manusia menikmati pesonaku sebelum aku menghilang' gitu katanya. Barusan dia bilang ke aku. Bener yang Koko bilang emang matahari sering dikeluhin orang karena panas tapi matahari bukan manusia yang suka pundung. Walaupun dia sebenernya sakit hati, dia tetep baik karena tetap bersinar seperti sedia kala." Ucapku panjang lebar. "Bukankah nanti dia kembali?" "Iya kembali dengan cara yang sama, mood yang sama. Menghilangnya hanya sementara dan mempersiapkan panggung untuk bulan beraksi. Dia menghilang sementara tapi dia berharap agar kita merindukannya." "Kata matahari 'kamu cantik' " "Ray. Di saksikan matahari, aku mau ngomong sebelum dia pergi" "Hm?" "I need to tell you something..." ______________________________________ Jangan main nyomot cerita orang ya! Nulisnya perjuangan melawan mager :") Punya otak kan? Jelas lah ya, pakek gih kasian dia gabut tauk! Kalau baca jangan lupa vote and comment okey!
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
ANKA CHAPTER II cover
Langit Senja (End) cover
Sunrise cover
KISAH TANPA CERITA βœ” cover
β€’π‘»π’“π’šπ’Šπ’π’ˆ 𝑻𝒐 π‘­π’π’“π’ˆπ’†π’• 𝒀𝒐𝒖‒ cover
AURORA cover
SOMEDAY [completed] cover
Matahari Sempurna (Completed) βœ“ cover
Hi Crush! (udah selesai) cover

ANKA CHAPTER II

12 parte Kumpleto

Aku tak tahu tentang bagaimana malam bisa menjadi gelap hanya karena kehilangan matahari, yang kutahu selama ada kau disisiku, dalam dekapku, kegelapan hanyalah sebatas kata. Ada atau tanpa matahari, aku tetap mencintamu. -Anka- CHAPTER II