Semester lalu aku selalu membisikkan kepada Tuhan kata-kata yang sama.
"Ku mohon ada seseorang yang mau meyakinkanku untuk kembali bangkit"
"Aku akan jatuh cinta lagi hanya pada jodohku".
Dan hari ini. Di sinilah aku.
Aku tak tahu do'a mana yang telah dikalbulkan.
Entah salah satu, keduanya, atau tak satupun.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Mengapa harus aku tuhan?? Mengapa harus aku yang merasakan cinta yang menyakitkan ini? Disaat aku mulai bahagia,mengapa kau mengambilnya dariku?? Mengapa kau renggut kembali kebahagiaanku??