Pelangiku Kembali Hujan

Pelangiku Kembali Hujan

  • WpView
    LECTURES 31
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., oct. 3, 2021
Seperti pepatah mengatakan, "kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah". Sejak kecil aku selalu mendapatkan satu hal yang sangat istimewa. Adalah curahan cinta dan kasih sayang kedua orang tuaku. "Love you (my parent) forever" ucapku dalam batin. "Terimakasih Ya Robb, Engkau telah satukan ayah dan ibuku menjadi orang tua yang tulus menyayangiku disetiap waktuku" syukurku atas rezeki dari-Nya. Aku menikmati setiap prosesnya, dengan seluruh kasih sayang yang mereka curahkan hanya untukku. "Ayah," aku memanggil lelaki yang jiwa raganya dipenuhi segudang kasih sayang hanya untukku. "Ibu," panggilanku kepada seorang wanita yang mampu mengalahkan perang bahkan berani mempertaruhkan nyawanya demi melahirkanku. "Arumi," begitu mereka memanggilku. "aku sayang kepada mereka berdua" hanya itu yang akan kuingat seumur hidupku. Kami bertiga sangat bersyukur karena telah diberi kehidupan yang bahagia meski harus menjadi penghuni kontrakan di pinggiran Kota, kala itu. Disana kami hanya menghabiskan hidup selama tiga tahun. Untuk selanjutnya kami menghabiskan sisa umur kami di luar kota tersebut.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Sehari Untuk Selamanya
  • 27 FEBRUARI
  • LOVE OR ENEMY...  💜Completed💜
  • Eliinaa
  • Berharap Denganmu
  • The Between
  • A R S E A N A
  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)

"pokoknya nji mau nya mama yang suapin" _kenzie "Kamu apa-apaan sih Kenzie? Udah gede gitu emang nggak malu?" _Riana "Tapi mama kan udah janji seharian bakal turutin permintaan nji?" _kenzie "Iya tapi hari ini kamu tuh aneh. Manja banget. Mama juga butuh istirahat buat besok, nah ini kamu dari pagi banyak banget mau nya. Minta di potongin kuku lah, di temenin tidur siang lah. nah sekarang apalagi? Minta di suapin? Ayolah Kenzie.. kamu udah 15 tahun." _Riana "16 ma.. 2 bulan lalu." _Kenzie Satu fakta lagi bahwa ibunya memang melupakan hari kelahirannya. "Nji janji ini terakhir kalinya.. eh enggak deh. Besok nji minta papa mandiin nji dulu" _kenzie Riana tak pernah berfikir bahwa itu adalah obrolan terakhirnya dengan Kenzie, anak sulungnya yang selama ini mengemis kasih sayang dan terabaikan olehnya. "Tapi mama tau nggak kalau malaikat mencabut nyawa nggak harus orang yang sakit aja ma.. kadang tuhan manggil orang yang...." "Diam Kenzie. Kamu lagi makan nggak boleh sambil bicara" potong Riana, hatinya tiba-tiba perih mendengar ocehan putranya. "Kamu tau kalau Khanza lebih butuh perhatian Kenzie" _batin Riana..

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu