Sambekala

Sambekala

  • WpView
    LECTURAS 18
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ene 28, 2021
"Axcel, apa kamu percaya senja akan kembali?" Tanya seorang wanita disampingnya, axcel dengan mata coklatnya menatap guratan orange di ufuk barat yang mulai tenggelam, dan tergantikan redupan langit gelap menyambut kedatangan sang rembulan malam. "Ya Anya tentu saja, sambekala akan datang kembali walaupun banyak orang yang membencinya. Karena, dia tak pernah ingkar janji kecuali jika seseorang meminta rinai di sore hari.'' Axcel menatap wanita yang ada di hadapannya. Anara Ranya, wanita istimewa yang sejak 2 tahun lalu kekagumannya tak pernah pudar.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Yuki
  • Sunrise in Nightmare
  • RHEINAARA || Back From The Lost
  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • Takdir yang tak berpihak ( Versi Revisi)
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • Ice Gril 🌧️ (TAMAT)
  • Our Destiny
  • Lembayung Terakhir
Yuki

Sequel Alza, baca Alza dulu biar paham "Ketika kembali, hati sudah tak sama lagi." ****** Aku tahu kalau ini hanyalah sebuah kesalahpahaman belaka. Aku sangat tahu akan hal itu. Namun, aku tidak membenarkan kesalahpahaman itu. Karena aku takut, jika aku kembali. Aku akan terluka. Aku akan kembali menderita. Karena kita seperti bulan dan matahari. Matahari selalu diperhatikan oleh manusia. Matahari adalah sang penerang. Sementara bulan, ia hanya diperhatikan pada waktu tertentu saja. Maka dari itu, aku hanya bisa berserah pada Tuhan. Apakah kita akan seperti Bumi dan Tanah? Bersatu dengan penuh keharmonisan. Ataukah kita cukup berdampingan seperti siang dan malam? Hanya bisa berdampingan, tidak bisa bersatu. ~Someone~ #1 Loveee => 13 April 2020

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido