[On-Going]
Tentang aku, Flo, yang merindukan Cello walau aku sendiri yang membuat sahabatku (harusnya) itu semakin menjauh. Lalu akankah Cello kembali? Jika iya, apakah aku akan kembali pula pada Cello? Tapi jika tidak, lalu apa?
Lalu aku bertemu Jim yang konon kurang dalam hal membuat puisi walau dirinya sendiri itu mahasiswa sastra. Dia datang meminta berteman denganku dengan banyak alasan yang aku tak mengerti. Tapi satu-satunya alasan yang aku ingat ialah, "... kau membutuhkanku." Para mahasiswi bilang semua kata-kata yang keluar dari mulutnya itu rayuan. Dia juga cukup tampan, kata Ibunya. Apakah Jim akan merayuku suatu saat nanti? Dengan puisi? Atau dengan omong kosongnya? Jika iya, berhasilkah Jim merayuku? Tapi jika tidak, lalu apa?
"I see us in black and white
Crystal clear on a star lit night
In all your gorgeous colors." - Niall Horan's Black And White.
All Rights Reserved