Broccoli Nymph

Broccoli Nymph

  • WpView
    Reads 204
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 22, 2015
saudaraku, Carrot Nymph sedang ada di luar sana demi mengikuti sebuah event. dia berperan menjadi sebuah maskot makan-atau-mati di pesta Halloween, dia memang dibenci karena dia memang wortel, tetapi dia juga sekaligus disukai orang-orang karena ia tahu bahwa ia memang dibenci. sedangkan aku, sebuah brokoli yang dihidupkan kemudian ditugaskan untuk berkelana mencari jati diri, memangnya apa yang harus kulakukan? apa yang seharusnya sebuah brokoli lakukan ketika ia sedang berada di depan sebuah supermarket--tidak berbusana--dan dipandang orang-orang jijik? aku tersenyum. mungkin aku akan tahu alasan mengapa aku menjadi sebuah manusia. (c) Batagor Ijo Broccoli Nymph 2014
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Harapan Bunga Terakhir
  • Really???
  • Babysitter Si Otak Mesum
  • INSIDE • yoonmin
  • RINDU SAAT SENJA [COMPLETE]
  • Faktitius
  • The Dark Side(END)
  • moccacino, mark lee (selesai)
  • CATATAN HARIANKU

Livia tak menginginkan Kennard--bad boy paling ia hindari--menjadi saudara tirinya. Namun suatu malam, Livia mengalami peristiwa tak terlupakan bersama Kennard hingga mengubah perasaan keduanya. *** Meski tak memiliki seorang ibu, Livia Rinshi tetap hidup bahagia bersama ayahnya. Saat menginjak usia enam belas tahun, seharusnya Livia lebih berbahagia karena sang ayah menikah lagi. Tapi, tidak! Hidup Livia tak lagi sama ketika Kennard Vicco, bad boy yang paling ia hindari, menjadi saudara tirinya. **** Jantung aku kayak meledak waktu melihat cowok nggak pakai baju tiduran di kasurku. Aku menjerit kuat-kuat sampai Kennard tersentak dan duduk sambil melongo bego. Berkacak pinggang, aku berjalan ke arah ranjang bersprei Hello Kitty. "Ngapain kamu tidur di sini?!" Senyuman Kennard tersungging bikin wajahnya semakin tampan. Tapi, aku nggak pernah tergoda bujukan setan. "Biasa aja kali. Nggak usah ngegas," ujarnya rese. "By the way," Kennard turun dari ranjang dan berdiri di hadapan aku, "Mulai sekarang, lo kudu nurut apa kata gue atau ...." "Ihh ... nggak mau!" tolakku sambil memalingkan muka ke arah jendela, takut khilaf karena ngeliat otot perut Kennard. "Kalo lo nggak mau," Wajah Kennard mendekati aku, "Gue bakal bilang ke Bunda, semalam lo pergi ke mana." Mataku melebar, mulutku terbuka, perutku juga mulas, sementara Kennard menyeringai sadis. Oh, puh-lease! Aku ketahuan si Iblis! #BukanTeenlitBiasa ❤️ Dilarang baca jika kamu lemah iman, tak sanggup menerima ke-uwu-an, atau takut baper yang berkepanjangan. ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines