
"Kasih aku waktu dua minggu." Aksa menggenggam tanganku di depan dadanya. Sorot matanya menunjukkan kesedihan di balik kalimatnya yang penuh tekad itu. "Hah?" Aku menaikkan alisku, bingung. Aku tahu bahwa Aksa memang selalu menjadi seorang yang bertekad kuat, tapi kali ini aku tidak menyangkanya. Alih-alih menjawab kebingunganku, Aksa hanya menggenggam tanganku lebih erat dari sebelumnya. Memutuskan untuk menghilangkan kebingunganku, aku pun bertanya, "Kenapa dua minggu?" Kali ini Aksa tersenyum dengan tanganku masih berada dalam genggamannya sembari menjawab, "Karena yang kubutuhkan cuma dua minggu." ** Tara adalah mahasiswi tingkat tiga yang memiliki hobi menyanyi. Kegemarannya ini kemudian mengantarkannya hingga menjadi vokalis kafe ternama. Ini bermula ketika Aksa, salah satu vokalis band "Three Ways" merekrut Tara menjadi pasangan duetnya. Pada awalnya, hal-hal berjalan mulus, baik bagi Three Ways maupun bagi Tara dan Aksa. Hingga suatu ketika Tara menyadari bahwa ia tak ingin lagi Aksa berada dalam hidupnya. Pada detik itu, semua hal tiba-tiba menjadi berantakan. Namun, dari sinilah Tara menyadari bahwa hidupnya bukan hanya tentang Aksa. poccahontaz © 2021Hak Cipta Terpelihara
1 bahagian