We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dia milikku!

Dia milikku!

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 4, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta adalah sebuah kenyataan ia bukan keinginan, Cinta juga datang tidak tahu keadaan tanpa paksaan, Tapi mencintaimu adalah sebuah keharusan. Cinta juga bukan sebatas beruntung ada kalanya kegagalan itu datang. Cinta juga datang dengan kerinduan , Bahwa dihati ini hanya ada dirimu. Dia milikku! -DALIS (David & Lisa) salam manis, Een ernwti
All Rights Reserved
#237
david
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  HAZELA
  • LUKA (COMPLETE)
  • Cinta Bertepuk Sebelah Tangan (COMPLETED {MASA REVISI})
  • Kisah Akala
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Semesta
  • The Love Equation [Terbit]
  • Asing kembali Asing🌜🌚
  • (1) Sel On The Love [Completed]
  • My Stupid Boyfriend
HAZELA

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."

More details
WpActionLinkContent Guidelines