KKN 21

KKN 21

  • WpView
    LECTURAS 1,189
  • WpVote
    Votos 97
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 30, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
BUDAYAKAN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA Panggil gue Zifa. Di Fakultas siapa sih yang gak kenal gue. Sini biar gue lihat mukanya? haha.. Gue terkenal karena bokab gue ya soalnya dia adalah atlit panahan Nasional. Sekarang gue udah jabat jadi mahasiswa tingkat 7. Jengah juga menjadi kakak tingkat. Apalagi Gue harus melewati satu mata kuliah, yaitu KKN. Kebetulan gue kelompok 21. Dari kelompok gue ini ceritanya dimulai.. yuk dengerin biar gue dongengin **** Yang merasa gak suka nih cerita boleh pamit undur diri. Kalo kalian suka Monggo Votenya ya. Thanks Loh
Todos los derechos reservados
#112
kkn
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ada Cinta di Kota Gudeg
  • Spit It out
  • Its Me
  • Boneka Ungkapan Sayang
  • CONFUSED (END)✅
  • Baby sitter
  • Mr. D [ Kisah Nyata KKN ]
  • KAIZORA (END)
  • PRIMADONAT |Mark lee|

Masa orientasi kampus atau perguruan tinggi, merupakan masa peralihan dari remaja menuju dewasa. Hal ini sangat ditunggu - tunggu bagi anak - anak yang telah lulus dari Sekolah Menengah Atas, termasuk Karina. Hai.. Semuanya perkenalkan nama ku Karina, Karina merupakan anak kolongmerat di daerah Yogyakarta. Konon katanya sih.. Karina memiliki darah keraton keturunan dari mamah dan papahnya. Meskipun Karina memiliki darah Keraton dan anak Kolongmerat di daerah Jawa Tengah, dia terlahir sebagai perempuan yang cantik bak wanita Jawa sesungguhnya, dan sebagai wanita mandiri. Hari ini merupakan hari pertama Karina melakukan masa orientasi kampusnya di Universitas Xxx di Yogyakarta. "Pagi semuanya?" (Sapa Karina pada mamah Farah) Karena memang hanya mamah Farah saja yang berada di ruang tengah. "Pagi anak kesayangan mamah." (Jawab mamah Farah) "Mah Karina berangkat dulu yaa?" "Ishhh.. Ini anak kenapa buru - buru sih? Sarapan dulu lah ndok." "Se se se mah, Karina udah bawa bekal kok di tas, udah tak siapin juga air mineral di tas." "Hmmm, yaudah deh. Tapii ndok, kamu kan sudah besar, sudah memiliki sim, sama bisa mengendarai mobil. Kenapa kamu tidak mencoba bawa mobil aja sih ke kampusnya? Lebih memilih sepeda tua itu." "Ishh... Mamah jangan salah, meskipun sudah tua gini sepeda, dia adalah sahabat terbaik Karina, sepeda ini yang selalu menemani Karina dari sejak bangku SMP sampai saat ini Karina sudah kuliah mah. Sepeda ini masih baik - baik aja kan? Tambah biar sehat juga. Hehee" (Karina mencoba menjelaskannya pada mamah Farah) "Hmmm ia sih ndok, tapi kenapa kamu beli mobil ini kalau ujungnya tidak di pakai atau dipergunakan sayang? Ingat lhooo ini kendaraan bukan pajangan." "Siapp mamah sayang." Muacch Muachh Karina mencium pipi kanan dan kiri mamah Farah. "Ishhh... Ini anak ku selalu paling senang kagetin orang tua ya?" (Teriak mamah Farah) "Aduh... Duh... Ada apa sih rame banget ini masih pagi lho mah." Tiba - tiba papah Romel turun dari tangga dan telah siap dengan...

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido