DEAR, AKSARA

DEAR, AKSARA

  • WpView
    Leituras 97
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, out 30, 2022
"Keinginanku sederhana. Menghabiskan waktu bersama Aksara sampai maut memisahkan. Aksara sudah seperti peta kehidupanku. Ke mana Aksara pergi, aku akan mengikuti tanpa ragu. Apapun pilihan Aksara, akan selalu jadi keputusanku." "Kalau kamu memberikan seluruh duniamu pada Aksara, memang ada jaminan dia mau menerimanya, Lan?" *** Kelana benar-benar tidak tahu, untuk apa dia hidup. Belasan tahun terjebak dalam circle family yang toxic, telah mengubah persepsinya tentang kehidupan dan manusia. Usianya mungkin saja sudah 27 tahun. Namun, pikirannya masih terjebak belasan tahun lalu. Segala upaya Kelana lakukan untuk menyembuhkan trauma di masa lalunya. Ditemani oleh Aksara, tanpa sadar Kelana jadi bergantung sepenuhnya pada pria itu. Menjadikan Aksara sebagai penyembuh luka batinnya. Lantas, apakah keputusan Kelana kali ini sudah benar? Sebab, Aksara pun manusia. Sewaktu-waktu dapat melakukan kesalahan, yang berujung pada kecewa.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Putri Tidur & Mawar Hitam
  • PAIN (TERBIT) ✔
  • Love Therapy (Selesai)
  • YOU, AGAIN?
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • [END] When the Stars are Tired
  • Tentang Waktu (on going)

Entah anugerah atau malapetaka Aira bisa tidur sangat lama jika bertemu Kelana dalam mimpinya. Lelaki itu mengusiknya dalam mimpi indah dan kenyataan. Parahnya, Aira yang seumur hidupnya tidak pernah punya hubungan spesial dengan siapa pun merasa jatuh cinta pada Kelana. Semua itu mengalir begitu indah sebelum Aira pingsan selama tiga hari. Dibantu Kevin, mahasiswa strata dua jurusan Psikologi Profesi sekaligus orang yang bekerja sebagai Asisten Psikiater, Aira berusaha untuk sembuh dari dugaan Hipersomnia dan parahnya Narkolepsi. Setidaknya itulah dugaan medis atas kebiasaan tidurnya yang sangat lama. Aira berusaha sembuh, tapi ia tak siap kehilangan Kelana selama-lamanya. Aira dilema, antara mempercayai Kelana, Kevin atau... Ayahnya yang tak logis. *** Warning! Cerita ini hanyalah fiksi fantasi biasa. Bukan horor ya. Kalau jelek, mohon dimaafkan karena tiba-tiba dapet ide beginian dan tidak sabar untuk menuliskannya. Happy Reading.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo