Dandelion

Dandelion

  • WpView
    Reads 6,077
  • WpVote
    Votes 416
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing3h 43m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 22, 2022
"Karena dia adalah anak kesayangan mamah," 🌸 "Udah kamu mening masuk kamar,papah sibuk!" 🌸 "Bisa ketemu?" "Maaf la, Aku harus temenin Acha." 🌸 "Bisa temenin gue? " "Gue ada acara keluarga la,maaf ya lain kali oke" Sama seperti Dandelion, Bahwa aku ini tidak pernah dianggap penting. * Gimana pengen tau lanjutan cerita nya? Langsung aja yu ikutin cerita ini Jangan lupa tinggalkan jejak ya Happy reading
All Rights Reserved
#4
mengalah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Broken White - by eSHa
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐏𝐄𝐂𝐈𝐀𝐋 𝐎𝐍𝐄 ✓
  • Dia Selamat, Tapi Kenapa Dia Tak Datang Cari Aku?
  • SEKETIKA BERUBAH
  • ALDYAKSA (SELESAI)
  • DUDAKU ATAU SUAMIKU (E-BOOK)C
  • Beneath His Gentle Lies [OG]
  • Aku Yang Salah [EDITING]
  • My Perfect Husband
  • With you

Dan memiliki seorang selebritas papan atas dari negeri ginseng dalam sebuah pernikahan adalah impian gilaku sejak aku jatuh cinta pada semua pesona yang dimiliki Lee Chan Gi.Seorang bintang multitalenta yang sangat dicintai seluruh negrinya.Aku dengan segala hidupku yang kecil ini berkhayal tanpa henti untuk mimpi setinggi itu, memimpikan laki-laki super keren itu sebagai suamiku, pasangan hidupku. Siapa sangka takdir membawaku pada keberuntungan yang tidak pernah kubayangkan benar-benar ada di bumi.Semua yang kami mulai benar-benar seperti naskah drama yang dirancang begitu apik oleh penulisnya, dan rasanya mustahil dalam hidup yang nyata ini.Tapi benar, penulis naskah hidup kami adalah sebaik-baik penulis yang tidak pernah ada dua, Tuhan semesta alam. Aku yang tidak pernah memiliki keluarga utuh, kini merasakannya bersama keluarga suamiku, aku yang kehilangan sosok orang tua sejak belia, seakan kembali memilikinya dengan kehadiran orang tua chan gi.Kami merasa melengkapi kekurangan satu sama lain, chan gi tidak pernah mengeluh pada semua kelemahanku, tidak seperti yang aku lihat di media sosok chan gi yang seakan sempurna tanpa celah, nyatanya juga memiliki kelemahan seperti manusia lainnya.Tidak pernah ada yang tahu peperangan yang dia hadapi dengan dirinya sendiri dalam waktu yang cukup lama.Dan aku menjadi satu-satunya orang yang harus bertahan, berdiri dengan tegak bersamanya melawan keadaan.Hingga aku mulai mempertanyakan kebahagiaanku dan perang yang sesungguhnya ...

More details
WpActionLinkContent Guidelines