Dandelion

Dandelion

  • WpView
    Reads 6,085
  • WpVote
    Votes 416
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing3h 43m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 22, 2022
"Karena dia adalah anak kesayangan mamah," 🌸 "Udah kamu mening masuk kamar,papah sibuk!" 🌸 "Bisa ketemu?" "Maaf la, Aku harus temenin Acha." 🌸 "Bisa temenin gue? " "Gue ada acara keluarga la,maaf ya lain kali oke" Sama seperti Dandelion, Bahwa aku ini tidak pernah dianggap penting. * Gimana pengen tau lanjutan cerita nya? Langsung aja yu ikutin cerita ini Jangan lupa tinggalkan jejak ya Happy reading
All Rights Reserved
#5
mengalah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFTER MIDNIGHT [DISCONTINUE]
  • Dia Selamat, Tapi Kenapa Dia Tak Datang Cari Aku?
  • Beneath His Gentle Lies [OG]
  • Aku Yang Salah [EDITING]
  • SEKETIKA BERUBAH
  • My Perfect Husband
  • Assalamualaikum Ustazah, KAHWINI SUAMIKU.
  • IVAN QIDRAN
  • Broken White - by eSHa
  • Bokura Ga Ita

PROLOG Mencintai, Bukan tentang berapa lama kau mengenal nya Bukan pula tentang siapa yang lebih dulu menyadari dan mulai menyukai nya Mencintai, Bukan soal bertatap muka dengan nya Bukan soal memiliki raga nya Bukan pula soal memiliki waktu nya Mencintai, Bahagia ketika memandang potret diri nya Tersenyum ketika mendengar nyanyian nya Menangis saat menyadari bahwa telah jatuh cinta pada nya Mencintai, Bukan masalah seberapa jauh jarak memisahkan Bukan masalah bagaimana membahasakan nya Cinta tak perlu dibahasakan, kan? Mencintai, Simple Aku mendengarkan lagu mu dan kemudian bekata pada diri ku sendiri, "Ah, aku menyukai nya.." Dan kemudian aku sadar, aku telah mencintai nya lebih dalam dari sebelumnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines