The Shadow and Ego

The Shadow and Ego

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Aug 1, 2023
"Kau tak kan bisa lari terlalu jauh, wajahmu sudah terukir rapi di otak ku" ucap AR sambil menggoyangkan gelas ditangannya. "Cari informasi gadis itu, dan pastikan semua harus detail tanpa ada yang terselip sedikit pun" dengan senyum smirk nya yang tampak menakutkan AR memerintah pada Adam asisten kepercayaannya. "Baik tuan ku" jawab Adam membungkukkan sedikit badannya. Dilain sisi gadis yang memakai seragam wiater berlari menuntun 2 anak kecil. karena berlari memakai rok, rok gadis itu pun sedikit robek di sisi lutut kanannya. Gadis itu berlari cukup lama ia pun menoleh kebelakang dan rasanya sudah cukup aman. "Apa kalian tidak apa? " tanya disa dengan nafas terengah-engah. belum sempat menjawab 2 anak itu menangis, dengan kebaikan hati disa pun menenangkan mereka. "Tenanglah, kalian sudah aman bersama kakak" ucap disa dengan senyum manis.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • Toxic Relationship
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • Don't hate me || Jeno Jaemin [END]
  • YOUNG CEO AND BAD GIRL
  • U'RE MINE [END]
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • PUTRI ARABELLE DISELIMUTI AWAN
  • AdAManda

Adara, seorang gadis berusia 15 tahun, merasa bahwa dirinya buruk rupa, apalagi ketika orang-orang membandingkannya dengan Ananda, abangnya yang merupakan cowok pintar, tampan, dan rajin. Adara merasa bahwa abangnya sempurna, tidak seperti dirinya. Adara sering merasa minder dan insecure karena merasa tidak punya hal yang bisa dibanggakan, kecuali menari. Adara suka menari, tetapi ia tidak percaya diri jika harus menari di depan banyak orang. Ia merasa malu pada penampilan fisiknya yang menurutnya tidak menarik. Suatu waktu, ada lomba menari yang diadakan oleh SMA tempat Adara bersekolah. Marvelo, sahabat Adara, sangat mendukung Adara untuk mengikuti lomba tersebut. Tadinya Adara tidak mau mengikuti lomba tersebut karena tidak percaya diri, tetapi suatu kejadian besar menyangkut Marvelo membuat Adara mau mengikuti lomba tersebut meskipun dirinya masih sering minder dan sulit untuk percaya diri. Apakah Adara bisa melawan rasa takutnya untuk tampil percaya diri? Adara berharap ia bisa keluar dari rasa takutnya dan bisa memandang dunia dengan percaya diri. *Naskah ini diikutsertakan dalam dalam Writing Marathon Seluna

More details
WpActionLinkContent Guidelines