narendira

narendira

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 16, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
[FOLLOW AUTHOR SEBELUM BACA YA] ... 𝙆𝙖𝙧𝙚𝙣𝙖 𝙛𝙧𝙞𝙚𝙣𝙙𝙯𝙤𝙣𝙚 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙡𝙖𝙗𝙪𝙝 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙬𝙖𝙠𝙩𝙪𝙣𝙮𝙖. 𝙀𝙣𝙩𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙝𝙖𝙩𝙞 𝙨𝙖𝙝𝙖𝙗𝙖𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙩𝙖𝙪 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣𝙣𝙮𝙖. ... Bersahabat dengan lawan jenis mustahil jika tidak ada yang menaruh rasa lebih pada sahabatnya, biasanya jika tidak keduanya pasti salah satunya. Seperti halnya Narendra yang jatuh cinta diam-diam pada sahabatnya, Nadira. Dan sisi menariknya adalah kali ini bukanlah sang Dira yang hatinya harus sekuat baja, melainkan Narendra. Bertahun-tahun jalan berdua, nonton bersama, telponan hingga pagi menjelang, bahkan banyaknya perhatian yang Narendra berikan belum mampu mengubah status keduanya menjadi sepasang kekasih. Entah Nadira yang tidak merasa atau Narendra yang terlalu pandai menyembunyikan rasa. Tidak tau sampai kapan Narendra akan mampu menyembunyikan rasanya, sedangkan hanya dengan melihat senyum Nadira saja jantungnya sudah kelimpungan menahan debar. Dihari selanjutnya nanti, akankah Nadira sadar dengan perasaan Narendra? Atau justru hati Nadira akan berlabuh pada seseorang yang tiba-tiba datang dengan pesonanya yang mampu mengisi sudut kosong dihati Nadira? Cus, langsung baca! ____________________________________________________________ 𝘠𝘶𝘬 𝘣𝘢𝘯𝘵𝘶 𝘢𝘶𝘵𝘩𝘰𝘳 𝘣𝘪𝘢𝘳 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘯𝘶𝘭𝘪𝘴 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘧𝘰𝘭𝘭𝘰𝘸, 𝘷𝘰𝘵𝘦 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘰𝘮𝘦𝘯. Semoga suka, enjoy this story!❤
All Rights Reserved
#735
cintasepihak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Davino [End] ✔
  • BAD FATE (End✔)
  • Heart to you.(END)
  • Andira [End]
  • About D ( Her Secret ) ✔
  • Disaster In Feelings
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]
  • The Real Of Me

[Harap Follow terlebih dahulu sebelum membaca] Tq. "Utamakanlah perasaan dari pada persahabatan." Mungkin kalimat itu tak berlaku bagi Alvino Sandi Geraldo. Lelaki yang sudah menjadi sahabat Alda Silfiani Claretta sejak kecil itu memilih untuk membungkam rapat-rapat tentang perasaannya. Alda yang terlalu polos dan Alvino yang pengecut membuat hubungan mereka semakin tak jelas arahnya. Semakin mereka menjaga jarak, semesta malah semakin gencar membuat mereka terjerat oleh rasa sesak. Jeritan hati yang ingin didengar, harapan yang dalam diam selalu disuarakan pada akhirnya hanya menjadi setumpuk beban yang tak akan pernah bisa dilepaskan. Pada akhirnya, perihal perasaan hanya bisa dipasrahkan kepada Tuhan. Benar, bukan? Copy right ©️ 26 Des 2019 Jangan lupa Vote + Coment😉

More details
WpActionLinkContent Guidelines