CANDA CANDU

CANDA CANDU

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 6, 2021
"candu tungguin gue!"kata ku sambil mengambil lengannya "apa sih?"bentak candu menghempaskan tangannya secara kasar ~~~~~~~~~ Begini akan ku ceritakan,nama lengkapku Candanna aliansyah,rambut ku sangat coklat suka disangka di cat,tapi aku sabar karna kata papah orang sabar,bujur nya besar aowkwkwkkw,oke lanjut,mata ku coklat tapi ga keliatan sih jadi ya kaya item sama kek kalian kan,hehheheheh.kulit ku di antara sawo matang dan putih sih,tapi bagus banget tau,hidung ku b aja sih termasuk mancung tapi,bibirku ga tipis lumayan besar sih.Aku sekolah di sma angkasa bandung,lumayan elit sih,kelasku 11 ipa 1,umurku 17.jika kau menduga ini cerita seorang perempuan manja yang mengejar laki laki dingin,kalian salah. langsung baca aja,dijamin rame
All Rights Reserved
#226
canda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)
  • Aku Adalah Lukamu
  • BarraKilla
  • ON SIGHT (Completed)
  • Still You (Completed)
  • Senior
  • Arsyilazka
  • AFIKA [ END✔ ]
  • RAVASYA [END]
  • Lantas (END)

Mengapa? cinta datang jika hanya untuk menyakiti, lalu pergi dan meninggalkan luka yang sangat dalam di lubuk hati. Haruska aku egois demi cinta? Pantas kah? Aku mendapatkan dia yang nyaris sempurna, dengan seorang gadis nakal yang selalu bolos dan bobby dugem sepertiku. Jawabannya jelas tidak! Karena dia yang kucintai. Memilih pergi dan menikah dengan wanita lain, tanpa mau berjuang bersamaku. Dia menyakitiku bertubi- tubi. Dimana aku menyaksikan dirinya bersanding dengan wanita lain di atas pelaminan. Memang aku yang terlalu bodoh, karena menyimpan rasa cinta kepada kakak tiriku sendiri. Sudah pasti cinta ini berakhir sia- sia. Aku sudah cukup berjuang untuk meyakinkan dirinya bahwa aku sangat mencintainya. Tapi dia tetap memilih pergi. Saat itu hatiku sangat hancur membuatku nyaris gila dan putus asa! Akhirnya! Semua kenakalan yang tidak lagi kuperbuat selama mengenalnya, kini kembali kulakukan. Tiada lagi hari- hari indah yang kulalui semua terasa hampa. Di sekolah hukuman kembali menjadi candu bagiku. Sampai seseorang membuatku kembali bangkit dan membuat hidupkku kembali berwarna. Dia adalah......

More details
WpActionLinkContent Guidelines