Bucin Insyaf

Bucin Insyaf

  • WpView
    Leituras 3,962
  • WpVote
    Votos 1,832
  • WpPart
    Capítulos 48
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, mai 16, 2022
WpInfo
Ficção
Romance
[Revisi setelah end] "Sudah kubilang, cari yang lain aja" "Gak akan. Aku udah janji sama diri sendiri kalo aku gak bakal pacaran lagi" tegas Maira membuat Ojan mengernyitkan dahi kebingungan. "Pacaran itu untuk sekali, Jan. Sekali sampai nikah" sambung Maira "Lalu?" "Aku akan sendiri dan menunggu lelaki yang serius denganku. Aku masih berharap kamu orangnya, tapi kayaknya gak mungkin" Maira menghela napas, "Perasaanku terlalu serius untuk kamu yang datang hanya karena penasaran" jawaban Maira membuat Ojan terdiam sejenak. "Kamu benar" "Jadi mantan jangan cuek!!! Di luar sana banyak yang nungguin aku buka hati" ucap Maira "Apa urusanku? Silakan buka hati dan jangan berharap apapun lagi dariku" tegas Ojan ⚠Cerita ini mengandung bahasa kasar/umpatan. Mohon untuk bijak dalam membaca. Terima kasih.
Todos os Direitos Reservados
#232
masamuda
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Renjana
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Im Yours.
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • "MY BOY MY ENEMY" (ON GOING)
  • dimana janji tersebut
  • KIARA [End]
  • VAGALDARA [TERBIT]
Renjana

Aku? Iya aku suka sama kamu. Dan semakin ku kejar~~ semakin kau jauh~~, jadi hilang akal deh. Dan berujung..... Semua ini berawal dari infaq Jum'at⁉️ ***** Aku punya crush." Bisikku pelan sekali, supaya tidak menggundang mahkluk halus menguping Sahira melotot, lalu tersenyum devil. Ia terlihat menakutkan jika begitu, takut jika rahasiaku yang satu itu akan segera menyebar aku kembali maju, "Jangan ada yang tau." Peringatku dengan tatapan kejam Ia hanya terkekeh pelan dengan ucapanku barusan "Siapa Ca?" Dia penasaran banget ih, jadi pengen gigit "Gaktau deh." Jawabku asal Ia mengerutkan dahi "Masa crush sendiri gaktau." Godanya dengan tatapan kesal ***** Nahhh kepo tidak?, Alhamdulillah kalo kepo deh. Nah kalo kepo harus apa?, Bacanya semangat *Note: Buat yang kurang suka pujian yang terlalu berlebihan kepada tokoh utama, harap meninggalkan cerita ini yaaa. Karna cerita ini penuh dengan runtutan pujian manis yang diberikan untuk tokoh utama Oke guys selamat membaca, jangan lupa vote yang banyak yawwww. Supaya aku semangat buat ngelanjutin ceritanya, oke thank you muachhh

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo