RHYME STYLE

RHYME STYLE

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 4, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Bagi Damien, pianist yang kehilangan pendengaran adalah bencana. Nada A mayor selalu terdengar bagai D minor penuh dengungan. Datang Hilary-seorang patissier sekaligus kekasih-berada di sampingnya sebagai indra pendengar. "Dari banyaknya objek di dunia yang bisa menginspirasi seorang musisi, kenapa hanya kau yang sanggup menginspirasiku?" Bagi Damien, Hilary adalah point penting dari setiap mahakaryanya. Namun, masa terpuruk saat kehilangan nada-nada tataplah ada. Kisah romantis di musim dingin dengan salju yang membalut kilapan Eiffel, rangkaian nada dari virus-virus Beethoven akan hadir dalam kisah manis sekaligus getir antara Damien dan Hilary.
All Rights Reserved
#11
rhyme
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Melody Left Behind
  • Extricate
  • Nada & Gema [COMPLETED]
  • Love Will Lead You Back
  • Our Hearts' Resonance
  • A Kuadrat
  • cewek cupu
  • Salsa
  • TEMAN?

Setiap orang punya lagu yang menyimpan kenangan. Tapi bagaimana jika melodi itu bukan hanya sekadar kenangan-melainkan luka yang belum benar-benar sembuh? Alvan Aravindra kaelen dan Dania Saviera. Dua nama yang selalu berdampingan, dua jiwa yang saling melengkapi. Namun, sekuat apa pun mereka terlihat, ada sesuatu yang selalu menggantung di antara mereka-sesuatu yang tak pernah benar-benar terucap. Bagi Dania, Alvan adalah rumah. Namun, bagi Alvan, rumah bukan hanya satu tempat. Ada melodi yang terus mengalun dalam dirinya, nada-nada yang tak pernah ia biarkan terdengar-karena melodi itu membawa satu nama. Michel Adistana Aurellia. Dia adalah bagian dari masa lalu yang tak bisa dihapus. Gadis yang pernah menjadi pusat dunianya. Dan kini, ketika Dania berpikir ia mulai memahami Alvan, Michel kembali-menggetarkan melodi yang nyaris terlupakan. Lalu, di antara tawa yang mereka bagi dan kebisuan yang menyiksa, ada pertanyaan yang perlahan merayap masuk: Apakah melodi yang pernah membuat seseorang utuh... bisa dimainkan lagi tanpa mengubah segalanya? Karena kali ini, bukan hanya tentang melodi yang belum usai. Ini tentang siapa yang akan bertahan hingga nada terakhir-dan siapa yang akhirnya harus berhenti bermain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines