Cinderella

Cinderella

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 29, 2021
"Amora!!! Siapa yang ngajarin kamu kasar kepada saudarimu?! Amora jawab Ayah!!!" Randy berteriak didepan Amora. Pria paruhbaya itu menggoncangkan pundak Amora tidak memperdulikan ringisan yang keluar dari mulut Amora. "Dia duluan yang kasarin aku Yah! Kalau bukan dia yang duluan, nggak bakalan jadi kayak gini! Densy juga nyebut aku anak jalang!" sahut Amora. Matanya berair, mati-matian ia menahan agar tidak menangis didepan Ayah dan Densy. Ia tidak mau terlihat lemah didepan mereka. "Enggak Yah! Amora yang duluan narik rambut aku, bahkan dia nampar aku! Dia ngatain aku anak jalang, dia ngatain ibu nggak tahu diri!" bantah Densy berdiri disamping Randy. PLAK!
All Rights Reserved
#324
cinderella
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAHASIA SAMUEL  ✓ (SUDAH TERBIT)
  • Cerita Sandhyā
  • SEMBILU
  • sebenci itu??
  • Little Sister? (Completed)
  • AMORA [OPEN PO]

JUDUL AWAL : I MISS YOUR WARM ARMS {PART TIDAK LENGKAP} hidup itu kejam, sebenarnya itu bukan kehidupan yang kejam tetapi orang-orang yang membuat hidup kejam. kekejaman kehidupan nyata menjadi merajalela. Dan sekarang ada banyak korban kekejaman, dan itu adalah lingkungan di luar atau lingkungan rumahnya sendiri. Selama bertahun-tahun ia hidup menjadi anak yang tak terlihat semuanya karena masa lalu yang belum tentu berakhir seperti apa. Dan sekarang dia hidup tanpa belaian kasih sayang dari orang yang dicintainya. Betapa banyak orang yang benar-benar mencintainya dan berpikir ada. Selama bertahun-tahun juga, dia menunggu belaian dan kehangatan sebuah keluarga, tetapi tampaknya mustahil. Orang tuanya membencinya, sama seperti dia membenci dirinya sendiri. Tetapi dia masih beruntung bahwa ayahnya masih ingin menyentuhnya, meskipun dia menggunakan metode yang berbeda, dia masih ingin berbicara dengan cara yang berbeda dari para ayah di luar sana. Yang ini 'istimewa' katanya. Ini adalah kehidupan baru seorang bocah lelaki berusia empat belas tahun bernama WILSON SAMUEL PUTRA DENSDA. . . . . . . ⚠-pembantahan ⚠-tindakan kekerasan ⚠-dilarangcopasok

More details
WpActionLinkContent Guidelines