Cinderella

Cinderella

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 29, 2021
"Amora!!! Siapa yang ngajarin kamu kasar kepada saudarimu?! Amora jawab Ayah!!!" Randy berteriak didepan Amora. Pria paruhbaya itu menggoncangkan pundak Amora tidak memperdulikan ringisan yang keluar dari mulut Amora. "Dia duluan yang kasarin aku Yah! Kalau bukan dia yang duluan, nggak bakalan jadi kayak gini! Densy juga nyebut aku anak jalang!" sahut Amora. Matanya berair, mati-matian ia menahan agar tidak menangis didepan Ayah dan Densy. Ia tidak mau terlihat lemah didepan mereka. "Enggak Yah! Amora yang duluan narik rambut aku, bahkan dia nampar aku! Dia ngatain aku anak jalang, dia ngatain ibu nggak tahu diri!" bantah Densy berdiri disamping Randy. PLAK!
All Rights Reserved
#90
cinderella
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita Sandhyā
  • SEMBILU
  • Kisah Tak Sempurna [Sudah Terbit]
  • Kenyataan yang Terungkap [END]
  • Atma Niscala
  • sebenci itu??
  • AMORA [OPEN PO]
  • Five Sister's (End)
  • IGNIS

🚫BACA DARI AWAL LAGI. SAVIAN SANDHYĀ REGANANTA. Vian ia yang menyukai senja, ia yang begitu suka melukis, ia yang selalu ceria dalam hal apapun, ia yang selalu bisa menutupi luka lukanya dengan senyum manisnya itu, si anak tengah yang selalu di paksa untuk menjadi sempurna, dan di cap sebagai membawa sial yang bahkan ia sendiri menjadi korban?. "Senja mengajarkan kita bahwa keindahan tak harus datang lebih awal" Savian Sandhyā Jangan lupa mampir 👋💙

More details
WpActionLinkContent Guidelines