Ning, Kapan Nikah? (Telah Terbit)

Ning, Kapan Nikah? (Telah Terbit)

  • WpView
    GELESEN 33
  • WpVote
    Stimmen 8
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Jan. 29, 2021
Blur Ning, Kapan Nikah? Hilya Althafunnisa, putri dari pemilik pondok pesantren yang populer di kotanya. Belum menikah meski menginjak umur 29 tahun. Hati yang belum bisa move on karena Akbar sang pujaan hati, salah melamar kembarannya yaitu Hulya. Peperangan batin di lalui, Hilya. Dua tahun dia mengasingkan diri di tempat kakekya. Dua tahun belum juga bisa menyembuhkan luka hati Hilya. Hingga datang sosok Alif, senior di kampusnya sekaligus yang menjadi rekan duet dalam menulis. Apakah kehadiran Alif bisa menyembuhkan luka hati Hilya? Atau masih ada luka yang akan di terima Hilya? Cerita yang menguras air mata untuk kebahagiaan sang kembaran.
Alle Rechte vorbehalten
#280
ning
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • DEKACI
  • Kidung Santri : Cinta , Doa, Restu [ SELESAI ]
  • LOKANANTA (TERBIT)
  • Imam untuk Haura
  • WANITAKU,HUMAIRA [TAMAT]
  • Afwan Yaa Alfathunnisa [End]
  • Assalamualaikum, Dek Santri [End]
  • Gus Dosenku (End)
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Semanis Cinta Mas Santri
DEKACI

SINOPSIS " Aku tahu mas, nama kamu bukan Deka seperti yang aku kenal, kamu adalah Dika yang terkenal dipesantren sebagai santri pujaan banyak santri putri dan sekarang selamat atas pertunangan mas dengan Mbak Nabila, dia perempuan salehah seorang hafidzah, sangat cocok jika bersanding denganmu." Tukas Nissa dengan tegar dan kuat, meskipun sesungguhnya dia sangat terluka jika berhadapan kembali dengan Dika. Perjuangan Nissa masih panjang dan tidak ada waktu baginya mengenang masa lalu berlarut - larut. Sudah saatnya dia membuka lembaran baru yang lebih baik dan bisa lebih bermanfaat kedepannya. " Kamu benar Mud, aku memang pantasnya bersanding dengan Nabila dan bukan dengan gadis yang sangat aku cintai, sekarang dia adalah orang yang hebat, sedangkan aku ini siapa?" jawaban yang membuat hati Nissa rasanya perih dan teriris. " Bukan aku yang meninggalkanmu Ka, tapi kamulah yang pergi dengan tiba - tiba dari hidupku. Satu hal yang sampai sekarang masih menyisakan luka pedih dan sulit untuk aku sembuhkan." Batin Nissa, matanya pun kini mulai berkaca - kaca menahan air mata yang akan menetes. Malam itu pun berubah menjadi luka bagi Cimud dan juga Deka. Setelah lama mereka tidak berjumpa, Cimud harus menerima kenyataan jika Deka, sahabat yang sangat ia cintai akan menikah dengan orang lain. Sedangkan Deka harus bertanggung jawab dengan apa yang sudah ia ucapkan kepada Romo Yai untuk menikahi keponakan beliau yaitu Nabila. Dilema dalam hati Dika semakin menjadi begitu Ia menyadari jika dalam hatinya hanya ada Nissa yang senantiasa bersemayam di dalamnya.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien