Mata Yang Tak Bisa Memilih

Mata Yang Tak Bisa Memilih

  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, feb 19, 2021
Bagiku, label "indigo" yang dengan bangga disandang mereka yang bisa melihat makhluk halus adalah label yang usang dan merepotkan. Seumur hidup aku hanya ingin menjadi manusia biasa, dan menurutku mereka dengan mata ketiga yang terbuka sesungguhnya hanyalah berbeda namun tidak istimewa, karena kita semua adalah sama di hadapan Sang Pencipta. Ceritaku adalah cerita yang berbeda - untuk meluruskan persepsi, untuk memberi secercah kebenaran tentang banyak cerita yang beredar di luar sana, dimulai dengan cerita tentang banyak tempat "berhantu" di kota Bandung, dan tentang bagaimana label "indigo"yang terkesan istimewa ini telah membuat hidupku berantakan, menderita, dan bagaimana aku akhirnya keluar dari semua itu dan hidup dalam penerimaan tentang diriku, seorang "istimewa" yang harus berjuang untuk bisa bernavigasi dalam hidup yang sungguh kacau balau ini. Aku sudah hidup cukup lama untuk bisa menuangkan ini semua, dan inilah hidup yang sudah separuh kujalani. Aku tidak ingin tenar, aku hanya ingin ada yang tahu kebenarannya.
Todos los derechos reservados
#601
kehidupan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Prambanan Obsession (END)
  • RATS!!!
  • Diary INDIGO
  • JINGGA 3 (BAB 1 s/d BAB 32).. END ✔️
  • Gitak
  • INDIGO 2 ✓
  • The Miracle
  • MY HUSBAND CEO[Completed]
  • INDIGO! [TAMAT]
  • Indagis 2: Sumatera Arc

Perjanjian telah dibuat antara Bandung Bondowoso dan pasukan jin. Namun, semesta sepertinya tahu bahwa kegagalan terjadi karena kecurangan yang dilakukan oleh Roro Jonggrang. Roda nasib berputar di luar kendali. Masalahnya, perjanjian gaib tidak dapat dipatahkan begitu saja. Maka konsekuensinya, semua yang terlibat terbelenggu oleh ruang, waktu dan karma. Kejadian akan terus terulang hingga mereka semua memenuhi janjinya. Bandung Bondowoso tidak sama sekali mengalami reinkarnasi karena ternyata dia tak pernah bisa mati. Dibunuh atau bahkan bunuh diri tidak membuatnya mati. Hidup sebagai makhluk abadi untuk menunggu entah apa. Ratusan bahkan lebih dari seribu tahun berlalu hingga netranya melihat sosok mirip dengan wanita yang dicintainya sekaligus dibencinya. Apa Roro Jonggrang reinkarnasi? Tidak mungkin. Penjelasan masuk akal adalah keturunan Prabu Baka tidak habis karena bisa jadi dia memiliki anak lain selain Roro Jonggrang. Apa sang keturunan yang entah keberapa ini akan berkewajiban memenuhi karma dari nenek moyangnya? Akankah sejarah terulang lagi? Bukankah darah lebih kental daripada air. Maka keturunan pengkhianat kemungkinan besar menjadi pengkhianat juga. "Paling tidak, penuhi janjimu terlebih dahulu. Jika setelahnya kau mau kabur atau mati, silahkan! Aku tidak akan menghalangi. Asal kau tahu, aku juga ingin bisa mati seperti manusia-manusia lain. Apa menurutmu hidup abadi itu menyenangkan, haah? Tidak sama sekali. Rasanya sangat... sangat... sangat melelahkan!" ~ Bandung Bondowoso a.k.a Banyu Wisesa Gananantha ~ "Ck, dasar pria gila. Kau ini sedang mabuk atau habis nyabu?" ~ Dara Mahisa Suramardhini ~ PERHATIAN!!! ✾ Another level of Roro Jonggrang's story ✾ Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa itu hanya bagian dari pengembangan cerita.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido