Falling for the Villain

Falling for the Villain

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 24, 2024
Blurb : Hana memandangi halaman terakhir novel yang baru saja ia baca, tangannya bergetar ringan saat kata-kata itu menghilang dalam pikirannya. "Tidak mungkin... Kael seharusnya tidak mati seperti ini," gumamnya, tak percaya dengan nasib kejam yang menimpa karakter antagonis yang secara diam-diam ia kagumi lebih dari sang protagonis, Lucian. Ia menghela napas panjang dan menutup buku itu dengan frustrasi. Kenapa karakter yang paling menarik selalu ditakdirkan untuk hancur? Kael mungkin adalah penjahat dalam cerita ini, tapi bagi Hana, dia bukanlah seorang tokoh jahat yang harus dibinasakan diakhir. Dia adalah sosok yang penuh luka dan ambisi, seseorang yang mencoba bertahan hidup di dunia yang terus menolaknya. "Aku berharap bisa mengubah semua ini," bisik Hana pada dirinya sendiri, setengah berharap kata-katanya akan menggema dalam alam semesta. "Kalau saja aku bisa memberikan akhir yang berbeda untukmu, Kael."
All Rights Reserved
#405
villain
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Became The Antagonist
  • DIA, ANTAGONIS! (end)
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • Figuran: Change Destiny of The Antagonist (tersedia pdf)
  • I just want to die
  • Hurt, Mr. Donovan! (end)

Bagaimana perasaanmu jika terbangun di dalam raga orang lain? . Saat Arshinta Kiraina sedang menulis akhir karya terbaik sepanjang hidupnya, takdir berkata lain. Gadis malang yang sampai akhir hayatnya tak pernah merasakan kasih sayang itu kembali ke pelukan sang pencipta. Lucunya semesta belum mengizinkannya berpulang, ia malah terbangun di raga gadis asing. Kavya Arunika, nama dari pemilik raga yang di tempatinya. Entah kesialan macam apa yang menimpahnya, pemilik raga yang di tempati adalah tokoh antagonis dalam cerita yang dibuatnya. Tidak pernah sekalipun Arshinta membayangkan jika ia akan masuk ke dalam cerita yang di tulisnya. Ia memasuki tubuh sang antagonis bodoh yang terobsesi untuk memiliki tokoh utama pria. Rasanya terlalu mustahil, sebab sosok Arshinta dan Kavya merupakan kontradiksi yang salalu berlawanan. "Sekeras apapun gue nyoba untuk berbuat baik, gue akan selalu jahat di mata lo. Karena peran gue sebagai antagonis, bukan tokoh utama dalam cerita ini." -Kavya Arunika, IBTA [Dropped] ㅤ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ ㅤ⌗𝐃isclaimer : 𝟣𝟨+, bahasa, fiction, harsh words & broken english, excuse the typo(s), mentioning (blood, violences, some mental issues), kindly give feedbacks by (vote/comment).

More details
WpActionLinkContent Guidelines