Story cover for THE ONYX by rhutsita
THE ONYX
  • WpView
    Reads 213
  • WpVote
    Votes 117
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 213
  • WpVote
    Votes 117
  • WpPart
    Parts 10
Complete, First published Jan 30, 2021
Keadaan berubah semakin mencekam. Darah berceceran, mayat-mayat bergelimpangan. Ketakutan mulai memasungku. Semua panik, berlarian menyelamatkan diri. Begitu juga denganku, tak kuhiraukan rasa sakit yang menjalar di tubuhku. Satu hal yang kupikirkan, bahwa aku harus selamat dari situasi ini. Tuhan, makhluk apa sebenarnya mereka?

***


Carnelia harus memasuki hutan terlarang di distriknya, demi membangunkan sang adik dari tidur panjangnya. Hutan yang konon menyimpan banyak cerita mistis dan mengandung kekuatan magis, menawan setiap jiwa yang memaksa masuk ke dalamnya.

Berbagai rintangan ia alami selama perjalanan pencarian Onyx. Batu yang dipercaya mampu memiliki keajaiban. Bahkan, mengembalikan jiwa - jiwa yang tertawan.

Mampukah Carnelia menemukan Onyx dan keluar dari hutan dengan selamat?
All Rights Reserved
Sign up to add THE ONYX to your library and receive updates
or
#13fantasiilmiah
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Lightshadow  cover
Nikolai di Hutan dalam Bumi Berongga cover
The Velvet Waltz cover
Falling Star  cover
Pangeran Kegelapan cover
Between Crown and Forest cover
TARGETNYA SALAH (TAMAT) cover
Hambaruan cover

Lightshadow

17 parts Ongoing

{PLAGIAT DILARANG MENDEKAT} Cerita ini murni hasil dari pemikiran dan ide author. Warning typo bertebaran!! . . . Di kekaisaran Melatonandia, ada sebuah legenda tentang Hutan Kabut dimana terdapat sebuah pohon besar yang tumbuh subur didalamnya. Konon siapa saja yang berhasil menemukan pohon tersebut maka seluruh keinginannya akan terkabul, dan jika tidak mereka tidak akan bisa kembali. "Pohon apa yang dimaksud itu?" "Tidak ada yang mengetahuinya." "Mengapa? Bukankah seharusnya ada seseorang yang berhasil keluar dari sana?" "Hanya satu orang yang berhasil lolos dari tempat tersebut, Yang mulia kaisar. Tetapi beliau menolak untuk mengatakan apapun yang berkaitan dengan hutan tersebut." Sienna Blair yang merasa putus asa mulai berharap dengan keajaiban yang akan datang padanya. Namun bukannya menunggu, dia dengan berani mulai pergi ke tempat terkutuk itu untuk meminta sebuah permohonan. "Semuanya keliru, tidak ada yang salah dengan hutan ini!" "Padahal baru kemarin kau memohon dengan sungguh-sungguh padaku." "Aku tidak sudi meminta pertolongan pada iblis terkutuk sepertimu!"