We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ruang Rasa (On Going)

Ruang Rasa (On Going)

  • WpView
    Reads 1,507
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 12, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Rasa itu benar - benar ada, saling cinta dan rasa, mereka dekat tak berjarak, namun rasanya selalu saja seolah ada sekat tak kasat mata yang selalu hadir di antara mereka. Seorang Senja yang menemukan cintanya pada teman semasa kecilnya, namun semuanya sirna saat Awan sang kekasih memilih kembali menuju masa lalunya, Mila. Saat Awan masih menginginkan Senja berada di sampingnya namun hatinya terbelah dua juga masih menyayangi Mila. Hingga pertemuannya dengan Langit, lelaki tampan berkacamata yang lebih suka berekspresi datar dari pada tersenyum. Hingga kasus bunuh diri kakak Langit dua tahun silam, yaitu Biru yang mulai kembali muncul ke permukaan, masa lalu itu mulai kembali terungkap dan menghubungkan kehidupan ketiganya. *seluruh nama, latar tempat dan waktu adalah murni imajinasi author sendiri. Mohon untuk bijak dalam membaca dan menilai. Thanks Happy reading kawan^^ *Jangan lupa tinggalkan jejak dan taburi bintang, 😊
All Rights Reserved
#8
ruangrasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sandyakala [TAMAT]
  • Diantara Langit & Senja
  • Langit Senja [end]
  • Catatan Senja (TAMAT)
  • Senja di Langit Biru [Complete]
  • Senja Terakhir Semesta✔️
  • langit biru
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • LANGIT untuk SENJA [FINISHED]

Ini hanya sebuah cerita tentang kedua orang dengan masing-masing luka yang dirahasiakan dari dunia. "Gue sayang sama lo selayaknya semesta yang mencintai senjanya." "Tapi, Lang, senja nggak pernah bertahan lama." Kini, bagi Langit, senja adalah luka yang diberi polesan untuk mengelabui dirinya. Keindahan, kebahagiaan, serta tawa yang sempat Langit rasakan, hanyalah kesementaraan untuk akhirnya abadi dalam kehilangan. **** SELAMAT MEMBACA 💙

More details
WpActionLinkContent Guidelines